Digerebek, Kurir Narkoba Lari Masuk Sungai

Rabu, 24 Januari 2018 – 23:54 WIB
Ilustrasi borgol. Foto: AFP

jpnn.com, SURABAYA - Achmad Fauzi nekat nyemplung sungai saat akan ditangkap polisi. Namun, pelariannya tidak berjalan mulus. Warga Jalan Jagalan, Krian, tersebut tetap tertangkap.

Aksi pengejaran itu terjadi Senin malam (22/1). Fauzi yang tengah menunggu calon pembeli di depan UPT SDN Watutulis, Prambon, Surabaya digerebek petugas.

BACA JUGA: WN Malaysia Ini Masih Kendalikan Bisnis Narkoba dari Penjara

''Pelaku bukannya menyerahkan diri. Dia malah lari ke arah sungai," tutur Kanitreskrim Polsek Prambon Ipda Dedy Agus Purwanto.

Fauzi, lanjut dia, sempat masuk sungai. Tiga polisi berpakaian preman yang mengejarnya tidak kalah sigap. Mereka berhasil mengepung pemuda 27 tahun itu.

BACA JUGA: Jaringan Aceh Sembunyikan Sabu-Sabu di Sepatu

''Informasi tentang sepak terjang tersangka sudah cukup lama kami dengar," katanya.

Dedy menjelaskan, sepekan lalu warga mengabarkan adanya transaksi mencurigakan di lingkungan mereka tinggal.

BACA JUGA: Duh, Perempuan Asal Aceh Tertangkap Bawa 1.200 Butir Ekstasi

Nah, ketika melintas di depan UPT SDN Watutulis, Prambon, kecurigaan petugas kembali muncul saat melihat pria berdiri di pinggir jalan.
Gelagatnya mencurigakan. Petugas pun mendekatinya. Di luar dugaan, Fauzi mengambil langkah seribu.

''Mungkin tersangka sudah tahu, jadi merasa panik," terangnya.

Dari tangan tersangka, petugas mendapati sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu poket sabu-sabu (SS) dan uang Rp 50 ribu.

Uang itu adalah upahnya untuk sekali transaksi. ''Diberi pria berinisial K. Dia masih kami buru. Tersangka sudah jadi kurir selama dua bulan," papar Dedy. (edi/c7/ai/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polres Banyuasin Gagalkan Peredaran 1.500 Pil Ekstasi


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler