Digitalisasi Pangkas Durasi Layanan di Pelabuhan Hingga 15 Persen

Senin, 25 Februari 2019 – 13:46 WIB
Ilustrasi kapal. Foto Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, SURABAYA - Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto mengatakan, penerapan layanan digital di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mampu mempersingkat waktu rata-rata hingga 15 persen.

Terutama sejak penerapan Port Operations Command Center (POCC) pada 6 Desember 2018 lalu.

BACA JUGA: Digitalisasi Seluruh Operasional, CKB Logistics Gandeng Ramco Systems

’’Setelah 100 hari penerapan POCC, kami lakukan evaluasi dan hasilnya berupa efisiensi waktu layanan,’’ kata Putut, Minggu (24/2).

POCC tersebut mengintegrasikan layanan pelayanan kapal, barang, penerbitan nota tagihan, dan jasa pendukung lainnya. POCC itu juga terhubung dengan Inaportnet.

BACA JUGA: 3 Pendongkrak Utama Arus Peti Kemas

Misalnya, waktu verifikasi permohonan pelayanan dari semula 1,17 jam menjadi 0,3 jam.

“Selain itu, waktu tunggu pelayanan dari yang semula 13,57 menit menjadi 11,34 menit dan waktu pergantian kapal di dermaga dari 4,42 jam menjadi 3,93 jam,’’ ungkap Putut.

BACA JUGA: Dirut Pelindo II Sebut Kerja Sama dengan Asing Saling Menguntungkan

Ke depan, POCC juga diterapkan di pelabuhan lain. POCC pun akan menjadi bagian dari Integrated Billing System (IBS) yang diterapkan di wilayah kerja Pelindo I hingga IV.

’’Ke depan, supaya pelabuhan di Indonesia terhubung dalam satu layanan, pengguna jasa cukup mengakses satu portal untuk berbagai jenis pelayanan dari Sabang hingga Merauke,’’ kata Putut.

Menurut rencana, sistem tersebut diuji coba pada pertengahan tahun ini. (res/c20/oki)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelindo I - IV Teken SKB Implementasi Sub-Holding Peralatan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler