Dihantam Gelombang dan Badai Siklon Tropis Seroja, Sejumlah Kapal Rusak dan Karam

Kamis, 08 April 2021 – 12:27 WIB
Kapal Chantika 10 yang karam di Pelabuhan Seba Pulau Sabu (ANTARA/HO-BPBD Sabu Raijua)

jpnn.com, KUPANG - Dua kapal penumpang dilaporkan karam dan rusak terkena hantaman gelombang tinggi dan badai yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 3-4 April 2021 lalu.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

BACA JUGA: Provinsi Ini Tolong Waspada! Siklon Tropis Seroja Masih Mengancam 24 Jam ke Depan

Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka menyebut dua kapal karam yakni Kapal Cepat Chantina 10 milik swasta yang karam di Sabu Raijua.

Satunya lagi KMP Feri milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) karam di Pelabuhan Bokok.

BACA JUGA: Tante S Sudah Lama Dipantau, Kali Ini Tak Bisa Mengelak, Simak Pengakuannya

"Laporan sementara ada dua kapal penumpang yang karam akibat gelombang dan angin kencang pada saat NTT dilanda badai siklon tropis Seroja," kata Isyak di Kupang, Kamis (8/4).

Untuk Kapal Cepat Chantika 10, pihaknya belum mendapat laporan resmi dari pemilik tentang kerugian yang dialami atas kejadian itu.

BACA JUGA: Oknum Dosen Diduga Cabuli Keponakan Sendiri, Sudah 2 Kali, Sontoloyo

Sementara itu, Manager ASDP Cabang Kupang Cuk Prayitno yang dihubungi terpisah mengatakan ada dua kapal milik perusahan itu yang terkena dampak badai siklon tropis Seroja.

Namun, yang rusak hingga karam hanya satu. Kedua kapal terdampak itu yakni KMP Jatra I dan KMP Namparnos.

KMP Namparnos yang sedang berlindung di sekitar Pulau Semau sempat hanyut terbawa arus, tetapi berhasil selamat sampai ke Pulau Kambing.

Sementara KMP Jatra I tidak bisa bergerak dari Pelabuhan Bolok Kupang.

Kapal itu terjebak badai dan mengalami benturan yang menimbulkan kebocoran sehingga air masuk ke dalam lambung.

"Kapal tersebut dalam kondisi miring dan masih berada di Pelabuhan Bolok Kupang," kata Prayitno. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler