Dihibur Artis Dangdut, Kampanye Ridho-Bakhtiar Membeludak

Kamis, 03 April 2014 – 09:53 WIB
Calon gubernur-wakil gubernur Lampung M. Ridho Ficardo-Bakhtiar Basri memadati Lapangan Waydadi, Sukarame, Bandarlampung, Rabu (2/4). Foto: Radar Lampung/JPNN.com

jpnn.com - KALIANDA - Massa pendukung calon gubernur-wakil gubernur Lampung M. Ridho Ficardo-Bakhtiar Basri memadati Lapangan Waydadi, Sukarame, Bandarlampung, Rabu (2/4). Mereka terus berdatangan menggunakan mobil pribadi. Selain kendaraan roda empat, terlihat iring-iringan sepeda motor. Sebelumnya, massa longmars mengikuti pawai drum band dan mobil antik yang dilepas Ridho-Bakhtiar dari lapangan softball PKOR Wayhalim menuju Lapangan Waydadi.

Selama menempuh jarak dua kilometer itu, Ridho-Bakhtiar sesekali menyapa masyarakat dan melayani permintaan foto bareng. Setibanya di Lapangan Waydadi, pasangan ini pun diarak menuju panggung sambil duduk di atas reog Ponorogo. Masyarakat pun dihibur dengan penampilan tiga artis dangdut nasional. Yaitu Siti Badriah, Nassar ’’KDI”, dan Ike Nurjannah.

BACA JUGA: Gubernur Teruskan Proses Pemakzulan Bupati Karo ke Mendagri

Dalam orasi politiknya, cagub Lampung yang dikenal cerdas dan santun tersebut menyinggung berbagai hal, terutama terkait isu-isu program kesejahteraan. Ridho menekankan bahwa warga Bandarlampung jangan sampai diberikan informasi menyesatkan. Di mana ada klaim terhadap program-program kesejahteraan yang merupakan program baru pemerintah kota (pemkot) setempat.

Menurut cagub yang diusung Partai Demokrat ini, program-program kesejahteraan itu banyak merupakan duplikasi dari program pemerintah pusat. Sehingga program tersebut memang sudah ada dan wajib dilaksanakan pemerintah kabupaten/kota. Di antaranya program beras miskin (raskin), jaminan kesehatan nasional (JKN), dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).

BACA JUGA: KPU Ingatkan, Rebutan Kekuasaan Harus Secara Damai

’’Itu semua bukan program pemerintah daerah atau kota. Melainkan program pemerintah pusat yang memang sudah ada dan wajib disalurkan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat berhak menuntutnya kepada kepala daerah atau wali kota. Itu hak, karena sudah diprogramkan,” jelas Ridho yang langsung diiyakan oleh masyarakat yang hadir.

Dia melanjutkan, sekarang tinggal pemimpin daerah yang melaksanakan program dengan baik serta tidak diselewengkan. Ridho-Bakhtiar sendiri berkomitmen melaksanakan program-program kesejahteraan tersebut karena merupakan kebijakan pemerintah pusat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum Partai Demokrat.

BACA JUGA: Target H-1, Logistik Sudah di 1.360 TPS

Bakhtiar Basri menambahkan, selain program kesejahteraan, prioritas kerja Ridho BerBakhti yang pertama adalah memperbaiki infrastruktur jalan yang di mana-mana rusak serta program pertanian. Prinsipnya, tetap memimpin Lampung dengan melayani.

’’Ridho-Bakhtiar siap menjadi ujung tombak perubahan kepemimpinan di Lampung menuju perubahan agar menjadi provinsi yang termaju dan terdepan di Pulau Sumatera,” kata Bakhtiar dalam orasinya.

Sementara di Kalianda, Lampung Selatan, sekitar sepuluh ribu massa juga sudah berkumpul sejak siang. Mereka menanti pasangan Ridho-Bakhtiar yang bertolak dari Bandarlampung. Sekitar pukul 14.00 WIB, Bakhtiar lebih dahulu sampai dan langsung menyapa masyarakat.

Setengah jam kemudian, diiringi marching band, Ridho datang dan langsung bersalaman dengan segenap masyarakat yang hadir. Massa, termasuk dari simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kembali membeludak. Lapangan Desa Agom pun penuh sesak. Dalam kampanye kali ini, beberapa caleg PKS sengaja diundang untuk menambah semarak.

Kemeriahan kembali terasa karena kampanye di tempat ini juga mendatangkan hiburan artis dangdut nasional, yaitu Erni A.B., Trio Macan, dan Eri Susan.

Dalam orasinya, Ridho masih menekankan hal yang sama dengan kampanyenya di tempat lain. Yakni meningkatkan infrastruktur, terutama jalan, dan mengoptimalkan sektor pertanian adalah hal yang utama akan dilakukan kalau terpilih nanti.

’’Kami akan kembalikan kejayaan pertanian lampung seperti dahulu. Bahkan akan lebih ditingkatkan. Tiga per empat penduduk Lampung tinggal di daerah, dengan mayoritas berprofesi sebagai petani. Dan kita harus jadikan ini sebagai senjata untuk memajukan Lampung lewat sektor pertanian,” tegasnya.

Kelancaran di jalan dan keamanan dalam perjalanan pun merupakan program utamanya kelak. ’’Kerusakan jalan dan kejahatan di jalanan harus mendapat perhatian lebih. Dua hal ini merupakan keluhan pokok masyarakat Lampung. Karena itu, hal ini menjadi prioritas kami ke depannya,” janji Ridho.

Sekitar pukul 16.00, rombongan Ridho meninggalkan acara. Kemudian menuju ke acara selanjutnya, yaitu bincang-bincang di salah satu rumah tokoh adat yang juga masih di Lamsel. (dna/p6/c1/ary)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nihil Laporan Pelanggaran Pidana Pemilu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler