Dijaga Polisi dan TNI, PSU di Tangerang Berjalan Lancar

Senin, 20 Februari 2017 – 07:22 WIB
Pilkada. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/2). PSU digelar di desa itu lantaran adanya pelanggaran saat pemungutan suara yang digelar Rabu (15/2) lalu.

Saat itu, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) menemukan 15 kotak suara dari 15 TPS di wilayah itu yang tidak dikunci serta surat suaranya dimasukan ke kantong plastik hitam.

BACA JUGA: Anies-Sandi Menang Telak, Allahu Akbar!

Akibat kelalaian Panitia TPS, Bawaslu Banten merekomendasikan kepada KPU setempat untuk menggelar PSU pada 15 TPS Desa Babakan Asem.

Keputusan itu berdasarkan rapat antara Panwaslu Kabupaten Tangerang bersama pihak kepolisian.

BACA JUGA: Pemungutan Diulang, Perolehan Suara Kedua Paslon Naik

”Tujuh ribu warga Desa Babakan Asem kembali mengikuti pemungutan suara ulang,” terang Ketua KPU, Juri Ardiantoro saat meninjau langsung pelaksanaan PSU di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/2).

Juri menjelaskan, penyelenggara membuka kotak suara dengan alasan mengamankan kertas suara dari hujan.

BACA JUGA: Pemungutan Suara Ulang Buyarkan Kemenangan Ahok-Djarot

Namun, sambungnya, niat itu telah menyalahi aturan. ”Maksudnya baik, memasukan C1 dari 15 TPS lalu mengumpulkan ke dalam satu kantong plastik hitam,”katanya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan mengungkapkan, proses pencoblosan ulang di daerah itu dijaga ketat aparat gabungan dari kepolisian dan TNI.

”Pola keamanan di setiap TPS disiagakan sebanyak 10 personel. Pasukan itu untuk menjaga keamaann,” kata Harry.

Sebagai pimpinan kepolisian setempat, Harry mengaku ikut serta memantau proses pemungutan suara ulang Pilgub Banten tersebut.

Hal itu dilakukan agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan harapan, tanpa adanya kendala yang berarti seperti terjadinya keributan.

”Kami siagakan personel gabungan yang dibantu oleh TNI juga, termasuk di titik rawan. Intinya, agar semuanya berjalan dengan lancar,” paparnya juga.

Dia bersyukur tidak ada peristiwa berarti saat digelarnya PSU di 15 TPS di Desa Babakan.

Untuk diketahui, sebelumnya dalam pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten, Polres Metro Tangerang Kota menyiapkan 1.227 personel keamanan gabungan dari unsur Polri dan TNI.

Hingga kini, 927 personel kepolisian siaga sampai perhitungan suara tingkat Kota Tangerang selesai dilakukan.

Pantauan INDOPOS di lokasi, hasil PSU tidak jauh berbeda dari pencoblosan yang digelar Rabu (15/2) lalu yang tetap memenangkan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy (nomor urut 1).

Total perolehan suara PSU, nomor urut 1 (WH-Andika) sebanyak 2.362 suara. Sedangkan nomor urut 2 (Rano-Embay) meraih 1.965 suara. Selisihnya mencapai 397 suara.

Sebelumnya, hasil pemilihan Pilgub Banten yang digelar Rabu (15/2) lalu, pasangan WH-Andika mendapat 2.054 suara. dan Rano Karno meraih 1.756 suara. Selisih 298 suara.

Hasil PSU itu, sebenarnya dari 15 TPS pasangan Rano-Embay mendominasi. Pasangan yang diusung PDIP, Partai Nasdem dan PPP itu memenangi hasil suara di 8 TPS yang ada.

Sedangkan pasangan WH-Andika memenangi suara hanya di 7 TPS yang ada (selengkapnya lihat grafis).

Meski begitu, hasil suara terbanyak diraih pasangan WH-Andika yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Gerindra dan PKS tersebut.

Untuk tingkat Provinsi Banten, pasangan WH-Andika juga unggul tipis dari pasangan petahana, Rano-Embay. (fer)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tim Anies-Sandi Apresiasi Bawaslu Rekomendasikan PSU


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler