Dilantik Mendagri, Sani-Soerya Resmi Pimpin Kepri

Jumat, 20 Agustus 2010 – 01:31 WIB

TANJUNGPINANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, mewakili Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), secara resmi melantik pasangan HM Sani dan Soerya Respationo sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Kamis (19/8)Penetapan pasangan yang dijuluki Duo HMS ini merujuk pada Keputusan Presiden (kepres) Nomor 83/P/tahun 2010, tertanggal 30 Juli 2010, tentang Pengangkatan HM Sani-HM Soerya sebagai kepala daerah Kepri periode 2010-2015 dan pemberhentian Ismeth Abdullah-HM Sani sebagai kepala daerah Kepri periode 2005-2010.

Diberitakan Batam Pos (grup JPNN), ribuan orang mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Gedung Daerah Tanjungpinang

BACA JUGA: Anas : Saya Sudah Tegur Ruhut

Beberapa pejabat pusat tampak hadir
Hadir pula Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, Ketua Umum Hanura Wiranto, serta Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie

BACA JUGA: Ruhut Bikin SBY Marah



Selain itu, terlihat Gubernur Riau Rusli Zainal, Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana Ali, anggota DPR-RI Harry Azhar Aziz, Asman Abnur, DPRD Provinsi Kepri, DPRD Kabupaten/kota, KPU Provinsi Kepri, Panwas Kepri, dan tokoh masyarakat


Seluruh Bupati/Walikota se-Kepri yang meliputi Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan, Walikota Batam Ahmad Dahlan, Bupati Bintan Ansar Ahmad, Bupati Karimun Nurdin Basirun, Bupati Lingga M Daria, Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin dan Plt Bupati Natuna Raja Amirullah, juga hadir di acara pelantikan.

Dua calon wakil gubernur pada Pilgub Kepri ikut terlihat hadir

BACA JUGA: Kejaksaan Agung Didesak Tuntaskan Sisminbakum

Mereka adalah Eddy Wijaya dan ZulbahriSedang, dua calon gubernur lainnya, Aida Ismeth dan Nyat Kadir, hingga berakhir prosesi pelantikan, tak terlihat di lokasi

Mendagri Gamawan Fauzi usai melantik dua HMS mengatakan, Sani dan Soerya milik warga Provinsi KepriDipundak keduanya dibebankan tugas melayani kepentingan masyarakat untuk membawa kesejahteraan"Berikan tugas terbaik bagi nusa dan bangsa," pinta Gamawan

Menurut Mendagri, patut disyukuri pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri berjalan aman dan kondusifBaik kontestan maupun tim pemenangan tidak melakukan tindak anarkis usai PilgubIni menandakan, masyarakat Kepri sudah dewasa dalam berpolitik"Kepri merupakan satu-satunya provinsi yang saya kunjungi secara langsung pada pelaksanaan Pemilihan kepala daerah langsungSaya bangga dan memberi apresiasi luar biasa mampu menciptakan pemilu damai, aman dan kondusif," katanya

Hal yang perlu dicermati, kata mantan Gubernur Sumatra Barat itu, bahwa gubernur dan wakil gubernur Kepri terpilih membawa visi dan misi perencanaan pembangunan negeriGamawan meminta minimal tiga bulan setelah dilantik, penjabaran visi dan misi itu telah dirumuskan

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, ada Sani dan Soerya diminta menjalankan fungsi koordinasi dengan para Bupati/Walikota se-Kepri"Sebaliknya, para Bupati/Walikota juga harus ikut mendukungUU Otda jangan disalah artikan bahwa mereka berhak mengurus daerah masing-masing dan tak perlu ada koordinasiJangan ciptakan kondisi seperti ini," jelas Gamawan

Selain itu, Gubernur dan wakil gubernur Kepri harus mampu memberi fungsi pembinaanGamawan mencontohkan, di jabatan struktural pemerintahan daerah se-Indonesia, banyak diisi pejabat yang tak memiliki bidang ilmu di jabatan yang diamanahkan

"Seperti Kadis Pertambangan diisi oleh pejabat yang sebelumnya hanya seorang guruKarena punya latar belakang kedekatan atau hubungan lainnya, maka ia dipercayaBagaimana yang bersangkutan bisa menentukan koordinat tambang saat mengeluarkan Izin Kuasa Penambangan (KP)? Apakah bisa dijamin ia akan bagus? Ini yang harus dipahami kepala daerah menetapkan pejabat," ulasnya

Karena itu Gamawan mengingatkan, dalam menempatkan seorang pejabat di dalam Struktur Organisasi dan tata laksana Kerja (SOTK), jangan karena kedekatan sajaTapi, lihat pula bidang keahlian yang dimiliki, kemampuan dan bidang disiplin ilmu yang dimiliki"Inilah yang harus dilakukan," katanya.

Jangan Lupakan Ismeth

Dalam kesempatan ini Mendagri menambahkan, pemerintah pusat tak lupa mengucapkan rasa terima kasih yang tinggi pada gubernur Kepri sebelumnya, Ismeth Abdullah.  "Kita ikut prihatin dengan masalah yang dialami Pak Ismeth AbdullahKita berharap pihak keluarga tabah menerima cobaan iniMarilah kita bersama mendoakan beliau agar tetap sehat dan masalah ini segera tuntas," katanya.

Diakuinya, saat Ismeth menjabat Gubernur Kepri banyak pembangunan telah dilakukanPeningkatan sosial ekonomi dilakukan secara kontinyuKarenanya masyarakat Kepri tak boleh melupakan Ismeth"Sebagai gubernur, Ismeth telah melakukan proses pembangunan Provinsi Kepri bersama wakilnya, HM SaniPembangunan infrastruktur pun telah terlihatJangan lupakan Ismeth," kata Gamawan

Sementara itu Gubernur M Sani mengaku siap melaksanakan misi dan visi yang telah diucapkan sebelumnyaBersama Soerya, pola pembangunan yang akan dilakukan mengacu pembangunan pro-rakyat"Program pengentasan kemiskinan akan digiatkanPemberdayaan masyarakat akan dilakukan secara luas," katanya.

Sebagai gubernur, Sani telah menyiapkan pembagian tugas dengan wakilnyaSani memastikan, Soerya diberi keleluasaan yang luas menjalankan tugas tanpa ada pembatasan darinya

"Tugas wakil gubernur itu juga sangat pentingSaya akan berikan kewenangan secara luas pada wakil sayaKita ini paketSatu sama lain punya tugas dan wewenang yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan," pungkasnya.(zek/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPD Anggap Ini Bukan Isu Kecil


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler