Dinda Kanya Dewi: Tuyul? Serius nih?

Kamis, 09 April 2015 – 05:36 WIB
Dinda Kanya Dewi. Foto: Fedrik Tarigan/dok.JPNN

jpnn.com - DINDA Kanya Dewi  ingin berhenti bermain film horor. Namun, keinginan aktris sekaligus presenter itu gagal. Dinda toh bersedia juga berperan sebagai Mia dalam film Tuyul Part 1.

”Karena saya pernah merasa kayak ”Gue nggak mau lagi main film horor”, gitu. Jadi, akhirnya setelah bertahun-tahun kembali mau di film horor,” ungkap Dinda saat press screening film Tuyul Part 1 di XXI Setiabudi, Jakarta Pusat, kemarin.

BACA JUGA: Tya Ariestya tak Perlu Surprise Mewah, Cukup di Bantal

Terakhir, Dinda bermain film horor pada 2012, lewat film Hi5teria. Di film produksi Starvision tersebut, artis kelahiran Balikpapan, 5 Februari 1987 tersebut beradu akting dengan Tara Basro dan Dion Wiyoko. ”Saya pikir itu film horor yang terakhir,” katanya.

Namun, setelah melihat skenario film Tuyul, Dinda mengaku langsung tertarik. "Pas pertama kali ditawarin sama Billy dan Ghandi cukup mengerutkan dahi, ”Tuyul? serius nih?”.

BACA JUGA: Syuting Film Mohenjo Daro Terapkan Peraturan Ketat

Aku pikir awalnya komedi, ternyata setelah Billy dan Gandhi bercerita konsep mereka, ”Oh ini menarik juga. Makanya akhirnya aku pun setuju untuk masuk ke proyek ini," bebernya.

Karena belum pernah merasakan hamil, Dinda harus mampu menjalankan perannya sebagai perempuan yang tengah mengandung.

BACA JUGA: Dari Jepang, Fans AAA Nonton Konser di Jakarta

"Kesulitannya selama syuting sebenernya lebih kayak mungkin karena keterbatasan fisik. Karakter Mia ini adalah hamil dan aku belum pernah (hamil). Lebih ke situ sih," aku Dinda.

Beruntung, dia mampu menyuguhkan permainan watak yang cukup apik dan membuat penonton terhanyut akan alur cerita yang dimainkanya.

"Untungnya kesulitan-kesulitan selama di lokasi sebenernya nggak ada, karena nggak ada yang susah banget. Karena kebetulan Billy salah satu director yang memang pendekatannya ke pemain itu sangat personal. Kita banyak ngobrol dan Billy yang men-direct dan terjun secara langsung. Jadi, kalau ada sedikit kebingungan atau kesulitan selama di lapangan itu sebenarnya nggak terlalu susah," paparnya panjang lebar.  (ash)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terbang dari Malaysia demi AAA


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler