Dinkes Sulsel Menargetkan Vaksinasi 61.000 Ibu Hamil

Jumat, 27 Agustus 2021 – 23:17 WIB
Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel) Naoemi Octarina saat menyaksikan langsung pelayanan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil di RSKD Ibu dan Anak Fatimah, Makassar, Jumat (27/08/2021). ANTARA Foto/HO-Humas Pemprov Sulsel

jpnn.com, MAKASSAR - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan vaksinasi sebanyak 61.000 ibu hamil pada 24 kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Sulawesi Selatan mulai melakukan vaksinasi ibu hamil berdasarkan Instruksi Kementerian Kesehatan dengan target 61.000 bumil.

BACA JUGA: Inilah Vitamin Terbaik Bagi Ibu Hamil yang Menjalani Isoman

“Namun, tentu akan berkembang terus angkanya karena orang hamil kan bertambah terus," kata Kepala Dinkes Sulsel dr Ichsan Mustari  di Makassar, Jumat (27/8).

Pencanangan vaksinasi Covid-19 bumil diikuti 100 orang. 

BACA JUGA: Besok, Pemkot Surabaya Vaksin Ibu Hamil Sebanyak 1.000 Dosis

Pencanangan itu disaksikan Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naoemi Octarina di RSKD Ibu dan Anak Fatimah, Makassar.

"Terkait target pencapaian, namanya ini, kan, baru pertama kali untuk ibu hamil. Kami berharap lebih banyak yang divaksinasi. Kegiatan ini digelar serentak di daerah," katanya.

BACA JUGA: Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Sebelum Melakukan Vaksinasi Covid-19

Dia menjelaskan beberapa syarat penerima vaksin untuk bumil, seperti tekanan darah tidak lebih dari 140, khusus kehamilan kedua dan ketiga berada pada kehamilan minggu ke-13 sampai 33. 

Selain itu, tidak ada keluhan bengkak, tidak ada gejala preeklamasi, dan tidak memiliki alergi.

Sementara, terkait jenis vaksin yang akan digunakan untuk bumil, yakni Sinovac. 

Apabila ada vaksinasi massal, ibu hamil sudah bisa mendaftar lewat kegiatan tersebut.

Direktur Utama RSKD Ibu dan Anak Fatimah Makassar dr Kusrini menyebut bahwa pencanangan vaksinasi bumil menjadi awal dimulainya kegiatan serupa pada fasilitas pelayanan kesehatan lain di kabupaten/kota.

Dia menyebutkan bahwa ada 100 orang bumil menjadi target vaksinasi di RS ini. 

Hanya saja, beberapa di antaranya tidak memenuhi syarat untuk dilakukan vaksinasi.

"Yang gagal itu faktornya seperti capek, tidurnya kurang. Jadi, kesehatannya baik psikis dan fisik yang dilihat dokter melalui skrining," ujarnya.

Bagi bumil yang gagal, lanjutnya,  bisa kembali lagi ke RSKD Fatimah untuk dsuntik vaksin yang dilayani Senin-Jumat.

Menurutnya, vaksin bagi ibu hamil sangat penting sebagai kelompok rentan, apalagi pandemi di Sulsel masih terbilang belum signifikan perubahannya. 

"Kita tahu saat ini pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Sulsel angka masih belum berubah signifikan sehingga ibu hamil merupakan kelompok risiko tinggi terkena Covid-19. Maka, dengan vaksinasi diharapkan terbentuk kekebalan komunal," kata dia.  (antara/jpnn) 


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler