Dipersoalkan, Menteri KP Urusi Garam

Selasa, 22 November 2011 – 19:42 WIB

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengingatkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sharif C Sutardjo tidak hanya sekedar berwacana untuk meningkatkan produksi garam lokal. 

“Kementerian kelautan itu mengclearkan dulu bahwa tupoksi atau nomenklatur persoalan garam ini adalah menjadi otoritas Kementerian Kelautan dan Perikanan,” katanya, Selasa (22/11) saat rapat kerja dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, di Jakarta.

Herman mengingatkan, jangan sampai di sisi industrialisasinya atau industri pergaramannya itu masih di Kementerian Perindustrian, tata niaganya masih di Kementerian Perdagangan, tapi Menteri Kelautan dan Perikanan sudah berbicara soal kebijakan.

“Produksi, kebijakan, tata niaga, kebijakan ekspor impor tentunya kan itu tidak nyambungMaksud saya clearkan dulu itu

BACA JUGA: Kondotel Makin Menjanjikan

Apalagi membangga-banggakan Program Usaha Garam Rakyat  (Pugar) yang tentunya hasil investigasi ini tidak begitu menggembirakan,” kritik dia.

Dia meminta agar menteri baru tersebut, memastikan terlebih dulu nomenklatur pergaraman apakah memang benar berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan
Sebab pergaraman masih berada pada kementerian yang berbeda.

Herman meminta Menteri Kelautan dan Perikanan melakukan kajian yang mendalam terhadap rencana penghentian impor garam

BACA JUGA: BUMN: Target Produksi Gula Meleset

Sebab, tegasnya, jika dihentikan secara sporadis tanpa rencana yang matang akan berdampak pada menipisnya stok garam di tanah air
Maka, sambung dia, itu akan berujung pada terjadinya lonjakan harga garam dan akan merugikan ibu-ibu rumah tangga.

“Yang ini saya minta evaluasi dululah

BACA JUGA: PLTG Senipah Mulai Operasi Akhir 2012

Jangan eksposnya begitu besar dari pada kenyataannyaJangan kemudian kita menginginkan menghentikan impor karena kita sudah meningkatkan hingga 1,5 juta tonTerakhir data BPS produksi kita 1,2 juta tonSekarang sudah 1,5 juta ton lebihTentunya jangan sekali waktu kita mau membuat sayur garamnya tidak adaKarena kita punya semangat yang tinggi tetapi ketersediaan produksinya memble,” ujar Herman(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemda Perjuangkan Rebut Blok Mahakam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler