Dirdik KPK Blak-blakan di DPR, Ini Respons Agus Rahardjo

Rabu, 30 Agustus 2017 – 23:16 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua KPK Agus Rahardjo merespons tindakan anak buahnya, Brigjen Aris Budiman yang memenuhi undangan rapat dengar pendapat Pansus Angket KPK di DPR, Selasa (29/8) malam. Pasalnya, Aris yang kini menjadi direktur penyidikan (dirdik) di KPK memenuhi undangan pansus tanpa seizin atasannya.

Agus menjelaskan, pimpinan KPK sebenarnya masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait keabsahan pansus angket bentukan DPR itu. Menurutnya, Pansus Angket KPK mengirim undangan langsung kepada Aris.

BACA JUGA: Aris Budiman Blak-blakan, Fahri Yakin Banget KPK Membusuk dari Dalam

Padahal, mestinya undangan ditujukan ke pimpinan KPK. "Kami tahunya sudah sore," ujar Agus di kantor KPK, Rabu (30/8).

Begitu tahu ada undangan dari pansus ke Aris, tiga pimpinan KPK kemudian merundingkannya. Dua pimpinan KPK lainnya tidak berada di kantor karena sedang tugas di luar kota.

BACA JUGA: Tak Ada Tanah dan Bangunan Hasil Tipikor di Rupbasan Jakarta

Pimpinan kemudian memanggil Aris. "Tapi, yang bersangkutan sudah meninggalkan tempat,"  katanya.

Agus menambahkan, Aris di depan Pansus Angket KPK justru menyatakan baru kali ini tidak patuh kepada pimpinan. "Ini kenyataan yang kami dengarkan dari dengar pendapat itu," ujarnya.

BACA JUGA: Dorong KPK Segera Pecat Aris Budiman

Untuk menyikapi sikap Aris, pimpinan KPK akan menegakkan aturan internal. Menurut Agus, sudah ada sidang Dewan Pertimbangan Pegawai yang terdiri dari seluruh eselon I, deputi, sekretaris jenderal ditambah biro hukum dan pengawasan internal KPK, Rabu (30/8).

"Hasilnya belum dilaporkan ke kami. Nanti kami ikuti bagaimana rekomendasi," katanya.

Apakah Aris akan dikembalikan ke Polri? Agus belum memutuskannya.

Menurut dia, KPK tidak bisa memutuskan  sesuatu berdasarkan desakan pihak luar. "Kami ada SOP. Semuanya harus sesuai aturan yang ada di KPK," ungkap Agus.

Soal adanya friksi di KPK sebagaimana pengakuan Aris di depan Pansus Angket KPK, Agus menanggapinya secara santai. "Di mana tempat anda bekerja tidak ada friksi? Di mana pun ada. Wajar saja," katanya.

Namun, Agus memastikan di KPK tidak pernah ada kelompok kecil yang memengaruhi kebijakan. “Kami independen menentukan sikap," tambah Agus.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lawan Pimpinan, Kembalikan Dirdik KPK ke Polri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler