Dirut Bulog Akui Pimpin "Sarang Penyamun"

Rabu, 22 Juni 2011 – 21:58 WIB
JAKARTA- Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso, mengaku bisa menerima arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut agar Bulog tidak lagi menjadi sarang penyamun, khususnya yang merugikan petaniBahkan Sutarto mengaku di masa-masa menjabat sebagai Dirut, dirinya terpaksa harus membenahi sistem kerja di BUMN yang dinilainya rusak.
           
"Saya sudah banyak berhentikan banyak pegawai dan mengganti pejabat

BACA JUGA: Bulog Naikkan Harga Gabah Kering

Itu yang sudah saya lakukan selama menjabat 1,5 tahun
Kesalahan mulai kepala gudang, tingkat kasir, kasub, divre, semuanya sudah diberhentikan," kata Sutarto pada wartawan di Istana Negara, Rabu (22/6).

Dikatakan, letak kesalahan dari oknum-oknum ini sangat bervariasi

BACA JUGA: Jelang Puasa, Bulog Jamin Pasokan Beras Aman

Namun, mayoritas melakukan penipuan dan pemalsuan dokumen
karena itu, Sutarto mengaku melakukan pembenahan besar-besaran.

"Baru saja ada yang diberhentikan di NTT dan Jawa Barat

BACA JUGA: DPR Diminta Dorong Bank Mega Kembalikan Dana Elnusa

Banyak juga yang dimutasi," tegas Sutarto.

Sebelumnya saat membuka Pekan Nasional petani dan nelayan 2011 di Sulawesi Selatan, melalui media video teleconference di Istana Negara, SBY mengingatkan kembali agar Bulog menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Yang jelas Bulog jangan menjadi sarang penyamunDulu banyak sekali korupsi, kecurangan, permainanKalau sekarang masih ada lagi, tolong laporkan langsung pada saya dengan mengirim SMS ke 9949," tegas SBY.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Optimistis Market Leader


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler