Dirut Garuda Indonesia Minta Harga Tiket Segera Naik

Selasa, 17 Desember 2013 – 16:16 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar berharap pemerintah segera melakukan penyesuaian tarif tiket pesawat, menyusul melonjaknya harga avtur (bahan bakar pesawat) selama tiga bulan berturut-turut. Serta penguatan dollar AS terhadap rupiah yang menyebabkan tingginya biaya operasional.

Emir mengatakan, penyesuaian tarif ini perlu dilakukan untuk mengimbangi tingginya biaya operasional. Menurutnya, penyesuaian tarif tiket pesawat ini merupakan hal yang wajar untuk dilakukan dan tak perlu dikhawatirkan.

BACA JUGA: Lagi, DPR Kritisi Ratifikasi FCTC

"Jalan tol saja yang dikatakan investasinya sudah lama, itu (tarif) naik kemarin. Masa airlines enggak boleh naik, kasian airlines-nya lah," ujar Emir dalam acara Relaunching Mobile Ticketing Counter Garuda Indonesia di Hard Rock Cafe Pacific Place, Jakarta, Selasa (17/12).  

Emir menambahkan bahwa Indonesia National Air Carriers Association (INACA) sudah mengajukan usulan kenaikan tarif kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hingga saat ini, usulan INACA masih digodok oleh Kemehub agar menjadi kebijakan yang menguntungkan bagi semua pihak.

BACA JUGA: Kebutuhan Daging 560 Ribu Ton

"Kita mengikuti saja. Kita bukan bicara Garuda ya, tapi INACA lagi diskusi dengan Kementerian Perhubungan penetapan surcharge. mau tidak mau kalau nanti sudah naik kita ikut. Ini untuk domestik," tuturnya.

Saat ditanya berapa kisaran kenaikan tarif pesawat yang diusulkan INACA, Emir masih enggan membocorkan secara detail berapa besaran kenaikan tarif pesawat yang diusulkan INACA.

BACA JUGA: Kuota BBM Bersubsidi Terancam Jebol

"Ada usulan besaran tarif tergantung jarak penerbangan atau waktu tempuh. Kita ikut sajalah," tukasnya. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Ambangkan Permintaan LPS untuk Suntik Bank Mutiara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler