Disiplin Pengendara Jeblok, Sahroni Setuju Tilang Manual Diterapkan Lagi

Selasa, 03 Januari 2023 – 20:35 WIB
Ilustrasi tilang manual. Foto: dok JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni setuju dengan wacana penerapan kembali tilang manual menyusul jebloknya kedisiplinan pengendara di jalanan raya.

Dukungan disampaikan Sahroni merespons pernyataan Kakorlantas Polri Irjen Firman Santyabudi yang mempertimbangkan penerapan kembali tilang manual.

BACA JUGA: Tak Ada Tilang Manual, Kok Polisi Masih Setop Pengendara di Jalan?

"Dukung kebijakan Kakorlantas yang ingin kembali terapkan tilang manual," kata Sahroni melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/1).

Sahroni menilai penerapan tilang manual diperlukan karena banyak masyarakat pengendara yang coba mengakali peraturan sehingga kedisiplinan pengguna jalan jadi jeblok.

BACA JUGA: Ketum PPP Bakal Jadikan Romahurmuziy Duta Antikorupsi, Begini Pertimbangannya

"Ke depan, masyarakat yang masih bandel siap-siap kembali ditilang. Ini semua agar pelaku pengendara kembali normal dan taat kepada aturan," ucap legislator Partai NasDem itu.

Namun, Sahroni juga menyinggung soal potensi pungli yang dulu marak dilaporkan oleh masyarakat.

BACA JUGA: Buruh Bakal Gelar Aksi Akbar Tolak Perpuu Cipta Kerja, Polri Merespons Begini

Dia meminta jika ada oknum-oknum yang masih berani melakukan pungli atau tindakan penyelewengan lainnya di jalan, sebaiknya langsung dipecat.

"Jika tilang manual kembali diterapkan, saya ingin polisi yang bertugas di lapangan harus bisa lebih profesional. Tidak ada lagi cerita polisi main mata di lapangan. Ketahuan pungli, risiko langsung pecat, biar fair," ujar Sahroni.

Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Firman Santyabudi menyebut rencana penerapan kembali tilang manual karena kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas menurun selama berlakunya tilang elektronik.

Irjen Firman menyebut masyarakat malah melanggar ketika penerapan tilang hanya menggunakan ETLE. Salah satunya dengan mencopot pelat nomor bagian belakang agar tidak tertangkap kamera ETLE.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler