Divorce Targetkan Rating Lebih Tinggi dari Season Pertama

Selasa, 16 Januari 2018 – 22:44 WIB
Logo HBO. Foto: HBO

jpnn.com - Divorce tayang sejak 9 Oktober 2016. Terdiri atas 10 episode, serial orisinal HBO itu langsung mendapat tempat di hati pemirsa. Season pertama yang mendapat rating 63 persen dari Rotten Tomatoes ditonton hampir 5 juta orang di AS saja.

Belum setara dengan Veep, Westworld, apalagi Game of Thrones memang. Tetapi, cerita serial tersebut cenderung dapat diterima banyak kalangan.

BACA JUGA: Dua Serial Andalan HBO Ini Kembali ke Layar Kaca

Serial yang dibintangi Sarah Jessica Parker dan Thomas Haden Church itu menceritakan pasangan Frances (Parker) dan Robert Dufresne (Church) yang pernikahannya tidak lagi harmonis.

Pada suatu titik, mereka memutuskan bercerai. Dalam perjalanan berpisah, banyak hal yang terjadi di antara mereka. Mulai yang menyebalkan, mencengangkan, hingga jenaka.

BACA JUGA: Siap-Siap Ucapkan Selamat Tinggal kepada The Big Bang Theory

’’Menurutku, itulah salah satu faktor yang bikin serial ini mudah diterima publik. Karena relatable,’’ kata Talia Balsam, pemeran Dallas, sahabat Frances. ’’Semua merasa dekat dengan topik ini. Tak peduli apakah mereka bercerai atau bahagia, punya anak atau single, berpacaran atau putus. Emosinya sama,’’ lanjutnya.

Molly Shannon, pemeran Diane, menimpali hal yang sama. ’’Dan yang suka nonton drama seperti ini bukan hanya perempuan, lho. Suamiku aja (pelukis dan perupa Fritz Chesnut, Red) jatuh cinta dengan karakter Thomas Haden Church,’’ ucapnya antusias.

BACA JUGA: Mr Robot Season 3 Hadirkan Intrik Lebih Seru

’’Artinya, serial ini menyentuh banyak orang, bukan cuma demografi tertentu,’’ imbuh aktris 53 tahun tersebut.

Shannon menyatakan, di season kedua ini, pertemanan antara Frances, Diane, dan Dallas makin erat. Diane berusaha menjadi sahabat yang lebih baik buat Frances, tidak lagi egois. Dia bahkan membantu Frances secara finansial.

’’Kurasa ini juga bakal disukai oleh pemirsa karena persahabatan antarperempuan itu nyata,’’ ucap Shannon. ’’Apalagi di usia-usia seperti kami. Ketika anak sudah beranjak besar, suami sibuk, siapa lagi yang mau mendengarkan kita kalau bukan girlfriend,’’ ungkapnya.

Jika ada subplot yang agak tidak umum di masyarakat, itu adalah beberapa karakter perempuan yang kembali berkencan di usia paro baya. Termasuk Frances dan Dallas.

Dikisahkan, Frances yang masih malas menjalin hubungan lagi setelah bercerai dicomblang-comblangkan oleh dua sahabatnya. Dallas bahkan mengajarinya main Tinder.

Itu jelas pengalaman baru bagi Balsam. Sudah lama sekali dia tidak berkencan. Balsam pernah menikah dengan George Clooney pada 1989, tetapi bercerai empat tahun kemudian.

Pada 1998, bintang serial Mad Men tersebut menikah dengan John Slattery hingga sekarang. Dia pun harus riset kanan kiri soal kencan zaman now.

’’Pertama-tama, aku harus bertanya kepada keponakan perempuanku bagaimana caranya swipe right,’’ ucapnya, lantas tertawa.

’’Keponakanku berusia 30 tahun dan dia mengajariku banyak hal soal aplikasi kencan dan sebagainya. Aku benar-benar nggak paham. Sama sekali nggak paham. Waktu diajari, aku manggut-manggut. Ooo, begini kencan zaman sekarang. Sungguh teknis,’’ tuturnya.

Di sisi lain, Church mempunyai pendapat sendiri kenapa serial tersebut disukai. ’’Karena karakter-karakternya realistis. Nggak ada yang ideal,’’ ungkapnya.

Di season pertama, karakternya mendapat banyak dukungan pemirsa karena menjadi korban perselingkuhan sang istri. Tetapi, makin ke belakang, publik lama-lama kesal juga terhadap Robert. ’’Tidak ada yang sempurna di sini. Orang jadi bingung, tapi sekaligus makin terpikat sama serial ini,’’ jelasnya dengan berseri-seri. (*)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada Apa di Episode The Walking Dead Selanjutnya?


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler