Djarot: Masjid Itu kan Rumah Allah

Sabtu, 15 April 2017 – 14:04 WIB
Djarot Saiful Hidayat. Foto: Andrian Gilang/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak bisa menutupi rasa kecewanya atas peristiwa yang dialaminya usai salat Jumat di Masjid Al-Atiq, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/4) kemarin.

Saat itu sejumlah jemaah diduga mengusir Djarot. Pasangan Cagub Basuki Tjahaja Purnama itu sebenarnya sudah tidak lagi berada di areal masjid.

BACA JUGA: Kampanye Terakhir, Djarot dan Jakarta Mengaji

Namun, masih sangat dekat dengan tempat ibadah itu. Djarot sendiri tidak mau memperpanjang masalah, dia memilih untuk menjauh dari masjid.

’’Usir, usir,’’ teriak beberapa jamaah. Ucapan itu ditimpali dengan takbir oleh jemaah lainnya.

BACA JUGA: Dihujat Usai Salat Jumat, Djarot: Belum Seberapa Dibanding...

Menurut Djarot, sebelum salat Jumat di sana, ia memiliki agenda di sekitar lokasi. Kemudian, Djarot pun berhenti di masjid tersebut karena waktu masuk salat Jumat.

"Itu kan salat Jumat. Kebetulan saya salat Jumat di Masjid Al-Atiq, karena satu arah dengan acara yang sudah dirancang," kata Djarot kepada JPNN.com.

BACA JUGA: Simak nih, Cerita Djarot soal Pengusiran Usai Salat Jumat

Djarot meski mengaku sudah memaafkan dan mendoakan kebaikan kepada jemaah yang mengusirnya. Tapi tetap saja ada rasa kecewa.

Dia menyesali, harusnya masjid khusus tempat ibadah dan berbagi kasih. Bukan menghujat atau mengejek orang lain.

"Sebagai sesama warga muslim tentu saja saya boleh untuk mendirikan ibadah entah itu salat apa saja. Masjid itu kan rumah Allah yang terbuka untuk siapa saja," kata dia. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dihujat Usai Salat Jumat, Djarot: Doakan Saja


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler