Dobel Track Utara Tersambung, Sisi Selatan Bakal Dikebut

Jumat, 05 September 2014 – 06:26 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Proyek dobel track kereta api sisi utara akhirnya tuntas setelah pembukazn jalur dari Stasiun Kandangan menuju Stasiun Pasar Turi di Surabaya. Rencananya, perlintasan itu sudah bisa digunakan mulai hari ini (5/9). Selanjutnya, setelah jalur ganda dari Jakarta menuju Surabaya itu rampung maka pemerintah akan membangun jalur ganda selatan.

Menteri Perhubungan E.E Mangindaan mengatakan, jalur dari Stasiun Kandangan menuju Pasar Turi merupakan rangkaian terakhir dobel track sisi utara. Menurutnya, pengoperasiannya sebenarnya terlambat karena terkendala pembebasan lahan. "Tepatnya pengadaan akses jalan masyarakat di Jalan Demak dan Jalan Duku di Surabaya ," jelasnya di Surabaya, Kamis (4/9).

BACA JUGA: Dorong Pembangunan Desa dan Pinggiran demi Keseimbangan

Menurut Mangindaan Kemenhub juga membangun stasiun baru. Yakni Stasiun Kapas, Stasiun Baureno, Stasiun Gembong, Stasiun Sumberejo dan Stasiun Duduk Sampeyan. Dijelaskannya, pembukaan jalur baru itu bisa meningkatkan frekuensi dan kapasitas kereta api hingga 200-300 persen.

Ke depannya, pemerintah akan melanjutkan pembangunan jalur ganda, tepatnya jalur selatan Pulau Jawa dari Kota Cirebon, ke Jogjakarta, Solo dan Madiun. Mangindaan menjelakan, sebagian jalur ganda di lintas selatan sudah ada. "Lainnya akan kami bangun pada tahun 2015," jelasnya.

BACA JUGA: Ini Usul dari Calon Anggota BPK Terkait Potensi Pajak

Menurut Mangindaan, pihaknya berusaha untuk mempercepat pembangunan jalur ganda itu. Namun, kendalanya tetap pada masalah klasik, yakni pembebasan lahan.

Dia mencontohkan di jalur utara yang seharusnya penyelesaian ganti ruginya bisa cepat. "Namun kami harus mendatangi satu per satu warga by name by address," tuturnya.

BACA JUGA: Kaya Pangan tapi Indonesia Masih Impor Beras

Oleh sebab itu dia tidak menginginkan lambatnya pembebasan lahan mengganggu pembangunan jalur selatan. Menurut Mangindaan, pembangunan dobel track selatan akan menggunakan anggaran dari APBN tahun 2015. "Ada, namun angkanya saya lupa," jelasnya.

Terpisah, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignatius Jonan menyambut baik tersambungnya jalur ganda sisi utara. Dengan dibukanya perlintasan Kandangan menuju Pasar Turi maka kereta api akan melaju lebih cepat. "Kecepatan bisa sampai 100 km per jam," tuturnya.

Tak hanya itu, manfaat lainnya adalah akan ada pengalihan pengangkutan barang dari truk ke kereta api. Meski ongkosnya lebih mahal hingga 13 persen, kata Jonan, namun ia optimistis akan banyak pengusaha menggunakan jasa kereta api untuk pengiriman barang.

"Saya tetap yakin. Karena kereta api lebih cepat dan tidak terjebak macet," jelasnya. (aph)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nasabah Bank Permata Syariah Langsung Dilayani Direktur


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler