Donald Trump Minta Disumpah dengan Dua Alkitab

Jumat, 20 Januari 2017 – 10:21 WIB
Donald Trump. Foto: AP

jpnn.com - jpnn.com -Jumat (20/1) pagi waktu Amerika Serikat, atau nanti malam WIB, menjadi hari bersejarah untuk warga Negeri Paman Sam. Mereka resmi memiliki presiden baru. Donald Trump dilantik sebagai presiden ke-45 AS.

Pria yang lebih sering berkicau di Twitter ketimbang di hadapan media itu mengklaim telah menulis sendiri pidato resmi pertamanya sebagai pemimpin negara adidaya tersebut.

BACA JUGA: Bank Indonesia Waspadai Kebijakan Donald Trump

Rabu (18/1) Trump mengunggah fotonya yang tampak memegang alat tulis dan kertas di akun Twitter-nya. Tidak ada komputer maupun buku-buku referensi di mejanya. Hanya ada Trump dan sebuah patung burung elang. ”Menulis pidato pelantikan saya di Gedung Putih, (di) Mar-a-Lago tiga minggu lalu, menanti hari Jumat #inauguration,” tulis Trump sebagai keterangan foto yang diunggah.

Sean Spicer, juru bicara Donald Trump, mengungkapkan bahwa pidato tersebut bakal sangat personal. Trump telah menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk menulis, mengedit, dan melatih pidatonya. Pidato tersebut diperkirakan kurang dari 20 menit. Lebih pendek daripada pidato Presiden AS Barack Obama saat disumpah pada 2009. Saat itu pidato suami Michelle tersebut berlangsung 21 menit.

BACA JUGA: Indonesia Harus Awasi Dinamika Hubungan AS-Tiongkok

Tidak semua orang percaya bahwa Trump menulis pidatonya sendiri. Banyak yang sinis dan membuat meme-meme lucu tentang pidato tersebut. Beberapa bahkan menuding, sebenarnya yang ditulis Trump adalah ucapan terima kasih kepada Rusia karena membantunya sampai di White House.

Bukan hanya pidatonya yang ringkas. Acara-acara lainnya pun demikian. Berdasar paparan Forbes, pebisnis yang memiliki rambut oranye keemasan yang ikonik tersebut juga berencana memampatkan acara-acara lainnya.

BACA JUGA: Duh, Bu Randal Ajak Bocah 15 Tahun Indehoi di Kuburan

Parade yang digelar dari Pennsylvania Avenue menuju Gedung Putih juga rencananya hanya berlangsung 90 menit. Ada sekitar delapan ribu orang yang ikut dalam parade tersebut. Trump juga hanya akan hadir di tiga pesta dansa saat malamnya.

Saat pertama menjadi president of the United States (POTUS), Obama memimpin parade selama dua jam bersama 15 ribu orang yang ikut. Obama juga hadir dalam 11 pesta dansa pada malam harinya. Beberapa acara pesta menyambut Obama berlangsung lima hari.

Komite inaugurasi mengungkapkan bahwa jadwal sengaja disingkat agar Trump bisa langsung bekerja. Trump memang pernah menyatakan akan langsung bekerja begitu proses inaugurasi selesai. Dia akan menganulir kebijakan-kebijakan Obama yang dianggapnya tidak sesuai pada hari pertamanya bekerja. Spicer bahkan menyatakan, setidaknya Trump akan menandatangani lima dokumen hari itu.

Namun, saat diwawancarai Times of London pada awal pekan ini, Trump menyatakan tidak akan bekerja hingga hari Senin (23/1). ”Maksud saya, hari pertama saya (sebagai seorang presiden, Red) adalah Senin karena saya tidak ingin tanda tangan (kebijakan) dan mencampur adukkannya dengan banyaknya selebrasi,” ujar Trump kala itu.

Rangkaian acara inaugurasi Trump bisa dibilang sepi. Okupansi hotel-hotel menengah ke bawah tidak sebanyak pada momen inaugurasi presiden-presiden sebelumnya. Salah seorang pejabat di Washington DC bahkan mengungkapkan, izin parkir bus sewaan saat Women’s March pada Sabtu (21/1) jauh lebih banyak daripada saat inaugurasi.

Saat disumpah nanti, Trump ingin menggunakan dua Alkitab. Yang pertama adalah Alkitab miliknya sendiri yang diberi sang ibu saat dia lulus dari Sunday Church Primary School, New York, pada 1955. Sedangkan yang kedua adalah Alkitab yang dipakai untuk pengambilan sumpah Presiden ke-16 AS Abraham Lincoln pada 1861. Itu adalah Alkitab yang sama yang dipakai Barack Obama saat diambil sumpahnya pada periode pertama dan kedua kepemimpinannya.

Sementara itu, meski hari H pelantikannya sudah tinggal hitungan jam, Trump terbilang masih sangat sibuk. Dia masih harus berjuang mengajukan orang-orang untuk mengisi kursi kabinetnya. Trump bakal mengusulkan mantan Gubernur Georgia Sonny Perdue sebagai calon menteri pertanian.

Beberapa nama anggota kabinet lain yang telah diusulkan Trump dipertanyakan Senat. Tiga orang dianggap bermasalah. Salah satunya Wilbur Ross yang diusulkan untuk menjadi kepala departemen perdagangan. Senat mengungkap bahwa Ross pernah mempekerjakan pembantu rumah tangga yang tidak memiliki dokumen lengkap.

Mick Mulvaney yang diusulkan untuk mengisi jabatan kepala kantor manajemen dan bujet ternyata tidak membayar pajak negara dan pajak kerja federal untuk para pembantunya. Jumlah tunggakannya mencapai USD 15 ribu atau setara dengan (Rp 201 juta). Trump tidak bisa berleha-leha. Susunan kabinetnya harus disetujui secepatnya agar bisa segera bekerja memimpin negara. (afp/reuters/cnn/forbes/washingtonpost/bbc/sha/c10/any/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Keras! Green Day Sindir Donald Trump, Lihat...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler