Doorrr.... Dalam Semalam, Dua Pelaku Begal Motor Tewas

Sabtu, 28 Maret 2015 – 07:30 WIB

jpnn.com - BOGOR - Dua pelaku perampasan motor di Bogor tewas di tangan warga dan polisi. Yoris, 30, tewas setelah dihakimi massa saat merampas motor milik Roni, 33, di Kampung Gelewer, Desa Karangtengah, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Sedangkan Eko Cahyoni, 23, ditembak Tim Buser Polsek Bogor Kota di kediamanya di Kampung Moyan, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor lantaran berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Kedua kejadian tewasnya pelaku perampas motor itu terjadi pada, Kamis (26/3), malam, lalu.

BACA JUGA: Demi Swasembada Sapi, Ahok Siap Dukung Daerah Lain

Kapolsek Babakanmadang, Kompol Pahyuni mengatakan, tewasnya salah satu pelaku bernama Yoris terjadi sekitar pukul 22.30. Di mana, satu dari tiga pelaku itu sedang beraksi dan merampas motor milik Roni. Korban dicegat di tengah jalan oleh kelompok Yoris saat hendak pulang ke rumah. Korban diancam dengan senjata tajam.

"Karena teriakan korban, warga sekitar berdatangan. Dua pelaku berhasil kabur, sedangkan Yoris tertinggal dan jadi bulan-bulanan massa di lokasi. Pelaku tewas karena hantaman benda tajam dan tumpul yang digunakan massa di lokasi," katanya kepada INDOPOS (JPNN Group), saat ditemui kemarin (27/3).

BACA JUGA: Ahok Beri Dana Hibah ke Kabupaten Bogor, Kenapa Ya?

Modus yang digunakan komplotan Yoris adalah mencegat korban dengan berpura-pura menanyakan alamat. Selanjutnya para pelaku mengancam korbannya dengan senjata tajam. Pelaku tewas dengan luka bacok di bagian kepala dan tubuh.

Karena peristiwa itu, sambung Pahyuni, pihaknya masih menyelidiki kasus kormas terhadap pelaku begal tersebut. Sebab, mereka tak menemui identitas atau kelompok dari Yoris yang tewas dikeroyok massa. Dia pun berpesan kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri sebab hal itu dapat menghambat proses penyelidikan.

BACA JUGA: Ahok Senang ICW Laporkan Dugaan Korupsi Buku Kader Gerindra ke KPK

Di tempat lain, Kapolresta Bogor, AKBP Irsan mengungkapkan, penembakan terhadap Eko Cahyoni oleh anggotanya terjadi saat pelaku hendak melarikan diri. Dalam pelariannya tersebut pelaku sempat ingin membacok salah satu tim buser dengan celurit. (cok/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wali Kota Cantik Ini Tolak Bersaksi untuk Suami


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler