Dor! Dor! Dua Kaki Pembobol Mobil Ditembak, Lihat Deh Mukanya

Senin, 23 Mei 2016 – 10:41 WIB
Pelaku pecah kaca, Ahmadi saat mendapat peratawan di rumah sakit usai ditembak polisi, Minggu. Foto: batampos/jpb

jpnn.com - BATAMKOTA - Pelaku pembobol mobil dengan modus pecah kaca, Ahmadi, Sabtu (21/5) malam berhasil dilumpuhkan polisi. Pria 38 tahun tersebut diamankan dikediamannya di Perumahan Cendana blok F12 nomor 8, Batamcentre, Batam, Kepulauan Riau.

Sebelumnya pada Jumat lalu, Ahmadi membobol mobil Toyota Corolla Altis BP 1809 EI milik Huda di Masjid Al Munawaroh, Perumahan Anggrek Sari, Batamcentre. Pelaku yang membawa senjata tajam menggasak uang tunai Rp 11 juta.

BACA JUGA: Ngaku Polisi Kelompok Begal Rampas Sepeda Motor

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan pengintaian. Pelaku diketahui baru menetap di kawasan tersebut.

"Setelah mendapatkan informasi kita melakukan survei ke lokasi. Dan ketika dilakukan penangkapan, pelaku kabur," ujar Memo, seperti dikutip dari batampos (Jawa Pos Group), Minggu.

BACA JUGA: Kasihan! Pagi-pagi, Rp 16 Juta Sudah Hilang

Pelaku yang mencoba kabur langsung dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki. Polisi turut menyita motor Honda Beat yang digunakan untuk beraksi, mobil Toyota Avanza, ponsel, uang tunai Rp 2 juta serta dompet.

"Saat ditembak pelaku tetap kabur, dan kita tembak ke dua kakinya," tegas Memo.

BACA JUGA: Hmm..Janda Kembang Ini Ternyata Bukan Cuma Dagang Kopi

Dari keterangan Ahmadi kepada polisi, ia mengincar mobil yang diparkir di lokasi sepi. Kemudian ia mengincar barang berharga korban yang diletakkan di dalam mobil.

"Terkadang ia membuntuti korban dari bank. Dan langsung beraksi di lokasi sepi," terang Memo.

Memo menegaskan masih melakukan pengembangan terhadap pelaku. Diduga pelaku telah beraksi di beberapa lokasi di Batam.

"Masih kita kembangkan dan meminta keterangan pelaku," papar Memo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kaca mobil Toyota Corolla Altis BP 1809 EI milik Huda, warga Tiban Koperasi dipecah saat ditinggal salat Jumat di Masjid Al Munawaroh, Perumahan Anggrek Sari. Uang Rp 11 juta untuk membayar pajak mobilnya digasak maling.

"Mau ke Samsat tapi karena keburu Jumat, saya salat di Masjid Al Munawaroh dulu,” ungkapnya di Mapolsek Batamkota. (opi/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Astaga, Kades Biarkan Pelaku Perkosaan Bebas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler