Dor! Perwira Polisi Tembak Mati Adik Ipar

Kamis, 05 April 2018 – 14:26 WIB
Suasana di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Kel. Bantan, Medan Tembung, setelah adanya suara letusan, Rabu (4/4/2018) malam. Foto: sumutpos/jpg

jpnn.com, MEDAN - Warga Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, mendadak dihebohkan suara letusan, Rabu (4/4) malam.

Seorang polisi perwira menengah berinisial F menembak adik iparnya hingga meregang nyawa.

BACA JUGA: Belasan Jemaah Umrah Laporkan Bos Travel Nafisah ke Polisi

Sampai saat ini belum diketahui motif dari tindakan personel dari Polres Lombok Tengah tersebut.

Seperti dilansir Posmetro Medan (Jawa Pos Group), Kompol F diduga menembak adik iparnya Jumingan alias Jun di rumah keluarganya di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung.

BACA JUGA: Terusin Bisnis Suami, 2 Wanita Ini Kini Mendekam di Penjara

Malam itu, Kompol F baru saja pulang ke Medan bersama istrinya. Tak lama berselang, warga dikejutkan dengan suara letusan dari dalam rumah.

Saat kejadian Sutini alias Heni, istri korban penembakan juga sedang di rumah. Usai kejadian berdarah itu, Sutini keluar sambil menggendong balita yang terus menangis.

BACA JUGA: Usai Nonton Film Panas, Triono Nekat Terobos Kamar Anak Kos

Info beredar, pelaku penembakan merupakan adik dari Sutini yang merupakan polisi.

“Ini rumah orangtuanya F. Pernah tugas di Polresta Medan, tapi sekarang dengar-dengar tugas di Lombok (NTB). Adiknya yang paling kecil tinggal di sini bersama orangtuanya mereka,” kata seorang lelaki berkacamata, warga setempat.

Sampai berita diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun keluarga korban terkait peristiwa tersebut.

Sementara Juraidah, 75, tetangga Sutini menyebutkan dirinya tidak dapat memastikan berapa kali terdengar suara letusan. Sebab, awalnya dia berpikiran jika letusan tersebut berasal dari mercon.

“Aku pikir mercon, jadi enggak peduli tadi,” kata Juraidah.

Dirinya baru mengetahui ada orang ditembak, saat keluar rumah karena mendengar keramainya di depan rumahnya.

“Aku tak kenal sama yang kena tembak karena jarang bertemu. Tapi sekeluarga itu terbilang baik. Istrinya kerja sebagai guru,” ujar perempuan tua ini. (fad/ras)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tepergok Curi Motor, Maling Patah Kaki Dihajar Massa


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler