Dor… Pos Lantas 408 Simpang Charitas Ditembak OTK, Kaca Bolong

Kamis, 13 Juli 2017 – 12:20 WIB
Ilustrasi. Foto: pixabay

jpnn.com, PALEMBANG - Anggota kepolisian di Sumsel mulai mendapat teror pascapenangkapan seorang tersangka simpatisan ISIS.

Pos lalu lintas (Pos Lantas) 408 Simpang Charitas ditembak orang tak dikenal.

BACA JUGA: Terungkap! Simpatisan ISIS asal Rumbai Gabung di 3 Grup Telegram dan 1 WA

Peluru mengenai dan membolongi kaca di pos itu. Penembakan diduga terjadi, kemarin (11/7) jelang subuh.

Saat itu, pos masih kosong. Belum ada petugas yang berjaga di sana sehingga tidak ada yang terluka.

BACA JUGA: Pospol di Palembang Ditembak Orang Tak Dikenal

Adanya tembakan yang membolongi kaca pos lantas itu baru diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Tepatnya, setelah anggota Satlantas yang biasa jaga di Pos 408 itu mengikuti apel.

Begitu tiba di pos, mereka melihat dinding kaca bolong dan sedikit retak, seperti bekas tembakan.

BACA JUGA: Penembak Italia Akhirnya Menyerahkan Diri

“Kami baru tahu usai apel tadi pagi (kemarin pagi). Ditemukan serpihan peluru yang diduga dari jenis airsoft gun,” ujar salah seorang anggota di Pos Lantas 408 yang namanya enggan disebutkan.

Ada seorang pengemudi ojek yang mangkal di sana dan melihat penembakan itu. Aksi pelaku sekitar pukul 04.30 WIB. Katanya, begitu melintas, orang itu langsung menembak ke arah pos tersebut.

Seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), kemarin Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winata bersama jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bolong pada kaca dinding pos lantas itu diameternya kecil. Di sekeliling kaca yang bolong ada retak.

Kabarnya, saksi dibawa ke Polresta untuk dimintai keterangannya mengenai aksi penembakan oleh orang tak dikenal itu.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono SIk SH MH tak mau berspekulasi dengan mengaitkan kejadian itu dengan ISIS.

“Kami belum bisa pastikan motifnya,” jelas Wahyu didampingi Kasat Reskrim, Kompol Yon E.

Terpisah, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto MSi membenarkan adanya penembakan ke Pos Lantas di kawasan Simpang Charitas tersebut. Tapi dia memastikan bukan dari senjata api (senpi).

Anggota menemukan logam bulat kecil atau gotri yang biasa dipakai untuk senjata jenis airsoft gun. Tidak ada sisa bubuk mesiunya.

“Ini perbuatan orang iseng saja, tapi keterlaluan. Nanti akan kita tangkap dan proses sesuai hukum,” tegasnya.

Dia juga menegaskan, dari hasil penyelidikan sementara, penembakan itu tidak ada kaitan dengan aksi teror dari ISIS atau kelompok radikal lain.

Apalagi, prosedur kepemilikan airsoft gun diatur secara ketat. Tidak semua pihak bisa menggunakannya.

“Di Jakarta, beberapa bulan lalu juga ada kasus yang sama, pakai airsoft gun,” tukasnya.(wly/ce1)

BACA ARTIKEL LAINNYA... FKPT Sayangkan Adanya Simpatisan ISIS di Sumsel


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler