Dorong Pertumbuhan Ekspor, Bea Cukai Maumere Mengedukasi Pelaku UMKM Sikka

Kamis, 15 Oktober 2020 – 19:41 WIB
Bea Cukai Maumere bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPC Sikka dan Asosiasi Pelaku UMKM dan Ekraft Sikka (AKUSIKKA), Rabu (14/10), mengadakan acara workhop ekspor impor bagi pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sikka. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, MAUMERE - Dalam rangka menumbuhkan kegiatan ekspor dan mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bea Cukai Maumere melakukan berbagai program untuk mendorong ekspor di wilayah Pulau Flores.

Salah satunya, melakukan kerjasama dengan asosiasi atau pengusaha UMKM melalui kegiatan sosialisasi, workshop maupun pendampingan (asistensi).

BACA JUGA: Dorong Pertumbuhan Ekspor, Bea Cukai Maumere Edukasi Pelaku UMKM Sikka

Bea Cukai Maumere bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPC Sikka dan Asosiasi Pelaku UMKM dan Ekraft Sikka (AKUSIKKA), Rabu (14/10), mengadakan acara workhop ekspor impor bagi pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sikka.

Dalam kegiatan ini para pelaku usaha diajak untuk mengenal definisi, alasan, manfaat, siapa dan syarat dari kegiatan ekspor impor.

BACA JUGA: Di Tengah Pandemi, Bea Cukai Gencar Mengawasi Barang Ilegal di Laut dan Darat

Dalam kesempatan tersebut dijelaskan mengenai cara memulai ekspor serta fasilitas-fasilitas apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekspor salah satunya yaitu fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).

Kepala Kantor Bea Cukai Maumere, Tommy Hutomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bea Cukai selain bertugas melakukan pemungutan bea masuk dan pajak juga secara aktif melakukan kegiatan edukasi dan asistensi guna mendorong pertumbuhan dan peningkatan kegiatan ekspor.

BACA JUGA: Gerakkan Ekonomi Daerah, Bea Cukai Jateng DIY Kembali Terbitkan Izin Kawasan Berikat

“Kami berharap melalui kegiatan workshop ini dan program asistensi serta kerjasama yang baik dengan asosiasi atau pelaku UMKM dapat mendorong dan memunculkan eksportir-eksportir baru” ujar Tommy.

Tommy menyampaikan dalam kegiatan ini juga dilakukan pengenalan produk-produk oleh pelaku usaha setempat seperti kerajinan tangan, makanan olahan, Virgin Coconut Oil (VCO), kopi, madu dan sebagainya.

Selain itu, juga dilakukan pengumpulan data untuk pembuatan katalog produk yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk-produk tersebut secara luas. Beberapa diantara produk tersebut seperti kopi dan VCO ternyata pernah juga dikirim keluar negeri.

“Semoga dengan pelaksanaan kegiatan tersebut dan kerjasama yang baik dari berbagai pihak dapat mendorong dan menumbuhkan kegiatan ekspor oleh pelaku UMKM khususnya di wilayah Kabupaten Sikka," harap Tommy.(ikl/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bea Cukai   ekspor  

Terpopuler