DPD Kembali Raih Opini WTP Ke-10

Rabu, 21 September 2016 – 09:48 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyerahkan penghargaan kepada DPD RI berupa opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan. Penghargaan diterima oleh Sekretaris Jenderal DPD RI, Sudarsono Hardjosoekarto.FOTO: Humas DPD

jpnn.com - JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah RI kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan selama lima tahun berturut-turut. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sekretaris Jenderal DPD RI, Sudarsono Hardjosoekarto mengatakan sebenarnya DPD sudah mendapatkan WTP sepuluh kali berturut-turut sejak 2006. Hal tersebut tak lepas dari komitmen bersama seluruh pimpinan, anggota, dan sekretariat.

BACA JUGA: Akom Pengin Perbankan Berkontribusi Lebih Besar kepada Jemaah Haji

“Yang pertama adalah komitmen dulu terhadap pengelolan keuangan negara,” ucap Sudarsono seperti dilansir dalam siaran pers Humas DPD RI.

Mantan Direktur Jenderal Pemerintahan Umum Departemen Dalam Negeri (Depdagri) itu menceritakan bagaimana DPD bisa mendapatkan WTP sepuluh kali berturut-turut. Menurutnya, setelah komitmen bersama nantinya semua anggaran baik di dewan maupun sekretariat jenderal direncanakan dari biro perencanaan dan keuangan.

BACA JUGA: Fadli Zon: Bisa Jadi Kopkamtib Baru KPK Ini

“Setelah itu sekretariat jenderal bersama Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) membuat perencanaan anggaran berjenjang sesuai tahapan. Jadi dari komitmen kemudian perencanaan,” kata Sudarsono.

Sudarsono menambahkan semuanya selalu diambil keputusan secara bersama-sama baik PURT, sekretariat jenderal, maupun pimpinan alat kelengkapan, dan pimpianan DPD.

BACA JUGA: Duh! Oknum TNI dan Polri Juga Terlibat Perdagangan Satwa Langka

Dalam perencanaan itu, Makanya ada rapat gabungan antara pimpinan DPD, pimpinan alat kelengkapan, pimpinan PURT, dan sekretariat jenderal.

“Perencanaan itu bisa berupa koordinasi dengan pemerintah maupun Komisi III DPR,” kata dia.

Sementara itu, Inspektur Sekretariat Jenderal DPD RI Wiweko menambahkan WTP ini merupakan tugas berat DPD dalam mempertahankannya. Karena WTP ini sebagai pemicu peningkatan dan profesional kinerja sekretariat jenderal DPD kedepan.

“Dalam mempertahankan WTP bukan perkara yang mudah,” cetus dia.

Untuk itu, DPD terus melakukan yang terbaik dalam membuat laporan keuangan dengan benar, tentunya sesuai dengan aturan. “Kedepan kita optimistis bisa mendapatkan WTP yang ke-11 kalinya,” lkatanya.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Muncul Isu Kocok Ulang Pimpinan DPD, Farouk: Salah Saya Apa?


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler