DPN Sahabat Polisi Gelar Seminar Tentang Bahaya Radikalisme

Kamis, 12 Maret 2020 – 19:00 WIB
Ketua Umum Sahabat Polisi Fonda Tangguh (tengah). Foto: source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi mengajak masyarakat mencegah penyebaran paham radikalisme.

Ajakan dikemas dalam Seminar Nasional tentang Bahaya Penyebaran Paham Radikalisme dan Upaya Pencegahannya di Swiss Belhotel Mangga Besar, Jalan Kartini Raya Jakarta Pusat, Kamis dan Jumat (12 dan 13 Maret).

BACA JUGA: BNPT, BUMN, dan KADIN Luncurkan Buku Panduan Pencegahan Radikalisme

Seminar mengusung tema ‘Menakar Infiltrasi Radikalisme Terorisme Eksklusive di BUMN/Swasta dan Aparatur Sipil Negara (ASN)’. Narasumber yang hadir antara lain dari BNPT, Kemenko Polhukam, Divisi Hukum Polri dan pimpinan DPR.

Ketua Umum Sahabat Polisi Fonda Tangguh menjelaskan, belakangan ini radikalisme telah meresahkan publik dan mengacaukan bangsa Indonesia. “Radikalisme dan terorisme telah menjadi musuh bersama,” ujar Fonda, Kamis (12/3).

BACA JUGA: Sebaiknya Bijak Pakai Internet, Polwan Saja Bisa Terpapar Radikalisme

Menurutnya generasi muda menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar radikalisme terorisme.

“Sehingga mereka-mereka ini perlu dibekali pemahaman akan bahaya radikalisme terorisme dengan metode penyesuaian atau cara sosialisasi yang tepat sasaran,”

BACA JUGA: Sahabat Polisi Kirim Karangan Bunga Untuk Kapolri

Fonda menambahkan, perusahaan swasta hingga BUMN pun sudah waktunya menabuh genderang perang terhadap radikalisme terorisme. Baik perusahaan industri, perbankan hingga instansi pemerintahan.

“Maka dari itu, mari bersama-sama bergandengan tangan untuk mencegah penyebaran paham radikalisme terorisme,” tandasnya.

Sekjen Sahabat Polisi Ade Mulyana menambahkan, dalam Seminar Nasional tentang Bahaya Penyebaran Paham Radikalisme dan Upaya Pencegahannya itu masyarakat akan mendapatkan berbagai macam ilmu.

“Mengetahui pola pencegahan paham radikalisme terorisme sehingga kita tidak terjerumus dalam kejahatan terorisme,” kata Ade. (*/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler