DPR Dorong Kuota Haji Bagi Indonesia Tidak Turun

Kamis, 07 April 2022 – 14:58 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menyebut pihak legislatif mengupayakan kuota haji bagi Indonesia pada 2022 tidak mengalami penurunan. Kouta haji ditargetkan seperti sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia.

Pada 2019 atau sebelum terjadi pandemi, kuota haji Indonesia sebanyak 221 ribu jemaah. Terdiri dari 204.000 jemaah haji reguler serta 17 ribu orang jamaah khusus.

BACA JUGA: Luqman Hakim: Saya Berharap Perintah Presiden Jokowi Dipatuhi Anggota Kabinet 

"Kami berharap tetap. Tidak berkurang kami penginnya," kata Diah saat dihubungi, Kamis (7/4).

Legislator Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu juga menyebut DPR akan mendorong biaya haji pada 2022 tidak mengalami peningkatan.

BACA JUGA: Soal Beban Daerah Membiayai Gaji PPPK, Ade Yasin Sampai Curhat ke DPR 

Artinya, kata dia, jemaah yang sudah melakukan pelunasan biaya perjalanan haji, tidak perlu menyetor uang tambahan.

"Kami ingin jemaah haji kita tidak ada penambahan lagi, ya. Pelunasan sebelumnya, kan, ada yang sudah dilakukan, DPR berusaha agar jemaah haji tidak ada penambahan biaya pelunasan," lanjut Diah.

BACA JUGA: Khawatir Tinggalkan Anak Selama Umrah, Kartika Putri Pasang Ini

Alumnus Universitas Padjadjaran (Unpad) itu menuturkan DPR bakal mengupayakan pelayanan bagi jemaah haji tetap maksimal meskipun tidak ada penambahan biaya.

Nantinya, DPR akan berbicara dengan Kemenag agar mengefisienkan anggaran agar tidak ada penambahan biaya.

"Tentu DPR akan melakukan banyak sekali dialog membahas usulan Kemenag menyangkut pembiayaan haji dari Kemenag. Jadi, mencari rumusan efisiensi dan melahirkan pelayanan yang maksimal," lanjut Diah.

Di sisi lain, legislator Daerah Pemilihan III Jawa Barat itu menyadari pihak Arab Saudi belum menentukan pelaksanaan ibadah haji pada 2022.

Namun, Diah tetap optimistis negara beribu kota di Riyadh akan membuka pelaksanaan ibadah haji. Toh, Arab Saudi sudah membuka pelaksanaan umrah dengan beragam kelonggaran protokol kesehatan.

"Insyaallah (ibadah haji, red) dibuka, karena umrah juga bebas. Tidak pakai masker. Saya di sana sepekan ini. Melakukan kunjungan pengawasan. Di sana sudah mulai ramai," tutur Diah. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Masukan Mufti Anam DPR Untuk Pertamina soal Distribusi Solar


Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler