DPR Dukung Antam Segera Selesaikan Proyek Strategis Nasional

Senin, 13 Desember 2021 – 17:12 WIB
PT Antam. Foto dok Antam

jpnn.com, JAKARTA - PT Aneka Tambang (Antam) didukung DPR RI untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengatakan proyek strategis nasional PT Antam sangat berpengharuh terhadap pertumbuhan pembangunan.

BACA JUGA: Antam Dukung Produksi Massal Baterai untuk Kendaraan Listrik

Menurutnya, Antam harus menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional yang masih memiliki beberapa kendala.

"Kami siap memberikan dukungan kepada Antam supaya progres dari proyek-proyek strategis nasional bisa lebih baik ke depan," kata Martin kepada wak media di Jakarta, Senin (13/12).

BACA JUGA: Marwan Bilang Begini soal Kontroversi Impor Emas Antam

Dia menuturkan bahwa dukungan itu sangat penting mengingat progres proyek-proyek strategis nasional BUMN secara umum masih lambat.

Hal itu dapat dilihat dari masih lambatnya BUMN berinvestasi yang berdampak pada rendahnya profit bagi negara.

BACA JUGA: Tahun Ini Antam Bagikan Deviden Rp 399 miliar

Menurutnya harus ada QPI (Quality Performance Indicators atau indikator kinerja kualitas) yang terkait dengan Return on Invested Capital.

"Jadi, bukan hanya sekarang profitnya bisa dilaporkan tinggi, tetapi sebenarnya masih kurang agresif melakukan investasi," kata politikus Partai Nasdem itu.

PT Antam diketahui memiliki beberapa proyek strategis nasional, di antaranya adalah hilirisasi nikel melalui proyek pembangunan smelter feronikel di Halmahera Timur.

Smelter feronikel Haltim line-1 yang dibangun Antam memiliki kapasitas sebesar 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi) per tahun.

Saat ini Antam sebagai anak usaha holding pertambangan BUMN atau Mining Indonesia Industry (MIND ID) berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Ketiganya membentuk holding Indonesia Battery untuk mengembangkan fasilitas produksi dan pengolahan baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu ke hilir. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler