DPR Terus Menjadi Lembaga Representasi Rakyat yang Modern

Jumat, 18 Agustus 2017 – 11:18 WIB
Presiden Joko Widodo saat pidato di sidang tahunan MPR, DPR dan DPD di kompleks Senayan. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Di depan Sidang Tahunan MPR RI 2017 yang terhormat, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh lembaga negara, atas kekompakan, atas sinergi dan atas kerja sama yang baik selama ini.

Jokowi meyakini dengan kekompakan, sinergi, kerja bersama, tidak akan memperlemah tugas dan tanggung jawab konstitusional yang dijalankan oleh setiap lembaga negara, tetapi justru memperkuat semua dalam memenuhi amanah rakyat.
 
Jokowi juga menyampaikan tugas sejarah untuk Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, tidak lepas dari dukungan dan partisipasi aktif Lembaga-Lembaga Negara. Dia juga menyampaikan saat ini DPR terus berusaha menjadi lembaga representasi rakyat yang modern.

BACA JUGA: Ketua DPR Setya Novanto: Pidato Presiden Jokowi Menginspirasi

“Sementara itu, DPR juga terus melanjutkan reformasi internalnya dan menjadi lembaga representasi rakyat yang makin modern dan dipercaya," ungkap Jokowi di hadapan para Anggota Sidang Tahunan MPR-RI 2017, Ruang Rapat Paripurna, Rabu (16/8). 
 
Terhadap fungsi legislasi, Presiden menyampaikan, DPR telah menyelesaikan 14 RUU pada Prioritas Program Legislasi Nasional Tahun 2017. Beberapa di antaranya berkaitan langsung dengan dukungan kelancaran program Pemerintah selama tahun 2017 seperti peningkatan ekspor non-migas barang dan jasa yang bernilai tambah tinggi, penyederhanaan perizinan serta penyediaan layanan dan fasilitas untuk investasi.
 
Adapun terhadap fungsi pengawasan jalannya pemerintahan, DPR telah membentuk 46 panitia kerja di berbagai ranah pembangunan, serta menyelenggarakan uji kepatutan dan kelayakan atas usulan pengangkatan sejumlah pejabat publik.

Uji kepatutan dan kelayakan itu antara lain terhadap Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan; Anggota Badan Pemeriksa Keuangan; Anggota Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu; serta Kepala Badan Intelijen Negara Republik Indonesia. DPR juga memberi pertimbangan dan persetujuan terhadap 23 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk negara-negara sahabat. 
 
Yang tidak kalah penting adalah DPR juga melanjutkan diplomasi parlemen untuk memperkuat kerjasama Indonesia dengan negara-negara sahabat guna memperjuangkan kepentingan nasional dan pencarian solusi atas berbagai permasalahan internasional. Diplomasi itu dilakukan melalui Grup Kerja Sama Bilateral DPR dengan Parlemen Negara-negara Sahabat. DPR saat ini telah membentuk 49 Grup Kerja Sama Bilateral serta berperan aktif dalam forum kerja sama antar-parlemen internasional.(adv/jpnn)

BACA JUGA: Ketua DPR: HUT Kemerdekaan, Waspada Pada Ancaman Virus Ini

BACA JUGA: Fadli Zon: Empat Patung, Satu Pesan Persatuan di Hari Kemerdekaan

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Berharap Densus Tipikor Mampu Memberantas Korupsi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
DPR RI   DPR  

Terpopuler