Dua Hari Gelar Rapid Test Massal di Kantor Wali Kota Jakbar, BIN Temukan 44 Orang Reaktif

Kamis, 09 Juli 2020 – 22:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Koordinator Wilayah Sub Gugus Tugas Covid-19 BIN, Sony Arifianto dan Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi. Foto: dok Humas BIN

jpnn.com, JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test massal di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (9/7).

Digelarnya rapid test di lokasi ini untuk kedua kalinya mengingat antusiasme warga yang cukup tinggi.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Rieke Diah Pitaloka Terhempas, Rachmawati Menang, Jokowi Panas Lagi

Koordinator Wilayah Sub Gugus Tugas COVID-19 BIN, Sony Arifianto mengungkapkan selama dua hari pelaksanaan rapid test massal, antusiasme pegawai di lingkungan Pemkot Jakarta Barat cukup tinggi.

"Pada hari ini kami melakukan rapid test yang kedua hari bekerja sama Wali Kota Jakbar. Antusias warga Jakbar atau ASN cukup tinggi, untuk itu kami melaksanakan rapid dua hari,” kata Sony kepada wartawan di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (9/7).

BACA JUGA: 863 Orang Ikut Rapid Test BIN di Kantor Wali Kota Jakbar, Tercatat 17 Orang Reaktif

Gelaran rapid test masal diiringi swab test ini merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan guna membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

Selama dua hari pelaksanaan, sudah ada 1.778 warga yang ikut rapid test. Dari angka itu didapati 44 warga reaktif dan langsung dilakukan swab test. Dari hasil swab test, ada empat orang yang positif COVID-19.

BACA JUGA: Ini Tarif Tertinggi Untuk Rapid Test yang Ditetapkan Kemenkes

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan rapid test massal gratis oleh BIN. Rustam menyebut antusias pegawai di lingkungan Walikota Jakarta Barat sangat tinggi.

"Target keseluruhan 2.380 orang yang tercatat. Dan bukan tidak mungkin lebih dari itu karena ternyata tamu pun yang datang ke sini minta di rapid. Saya koordinasi dengan pelaksana Alhamdulillah bisa dipenuhi,” ujar dia.

Rustam menyatakan lewat rapid test ini dapat memudahkan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Jakarta Barat untuk melakukan tracing terhadap pegawainya yang positif COVID-19. Dengan begitu, akan mencegah penyebaran COVID-19 semakin sempit.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kita mengetahui sampai sejauh mana karyawan karyawati ASN yang ada di Jakbar apakah sudah terpapar atau belum. Khususnya pada karyawan ASN atau PJLB yang ada di kantor Walikota. Tetapi juga kita kembangkan ke teman-teman Kejaksaan, dari BPN, dan karyawan-karyawati kecamatan kelurahan juga ikut disini," jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat meninjau lokasi rapid test. Anies juga berbincang sejenak dengan Koordinator Wilayah Sub Gugus Tugas Covid-19 BIN, Sony Arifianto dan Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi.

Dalam pelaksanaan rapid test ini, BIN menyediakan 1.000 kit, sama seperti sehari sebelumnya.

Selain itu, dua unit mobil laboraturium untuk test PCR atau swab test juga disediakan bersama dua unit ambulans.

Mobil lab ini diperuntukan bagi masyarakat yang menunjukan hasil reaktif dari hasil rapid test. Kemampuan mobil lab ini bisa melakukan uji sampel sebanyak 300 per harinya dan bisa diketahui hasilnya selama kurang lebih 5 jam. (cuy/jpnn)

 

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler