jpnn.com - PANGKALAN BUN - Terpisahnya dua perangkat black box itu Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) diduga karena pesawat AirAsia QZ8501 meledak.
Ledakan ini akibat tekanan udara di dalam dan luar pesawat. Nah, ledakan itu terjadi ketika pesawat menabrak air.
BACA JUGA: KPK Periksa Bekas Ajudan Bonaran Situmeang
Dugaan itu merupakan analisis Dirops Basarnas Marsma SB Supriyadi, yang memberikan keterangan di Posko Lanud Iskandar Pangkalan Bun hari ini (12/1).
“Oleh karena itu kan ada nelayan yang sempat mendengar adanya suara ledakan. Itu asalnya dari kabin pesawat,” ujar alumnus Akbari 1982 ini, seperti diberitakan Jawa Pos online (induk JPNN).
BACA JUGA: FDR Black Box Diangkat, CVR Terdeteksi
Ledakan itu membuat badan pesawat pecah. Oleh karena itu, hasil scan bawah air, selama ini ditemukan sekitar 12 objek yang diduga bagian dari pesawat. Temuan itu ada dalam radius 1 km.
Sedangkan jenazah yang selama ini ditemukan kemungkinan penumpang yang terlempar keluar setelah bodi pesawat pecah. (gun/sep/dio)
BACA JUGA: Komisi III Bisa Tolak Pencalonan Budi Gunawan
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kepala BNN Beri Penghargaan Hakim Ketok Vonis Mati
Redaktur : Tim Redaksi