Satu lagi masjid di Australia yang menjadi sasaran aksi vandalisme. Kali ini, giliran Masjid Newcastle di negara bagian New South Wales, yang dilempari kepala babi oleh dua remaja tanggung.

Sebelumnya, Masjid Ibrahim di Kota Perth, negara bagian Australia Barat, juga menjadi sasaran pelemparan kepala dan isi perut babi, yang hingga kini pelakunya belum diketahui (Baca berita selengkapnya di tautan ini).

BACA JUGA: Ribuan Pekerja di Tasmania Mogok Menentang Pemotongan Anggaran

Berbeda dengan pelaku pelemparan Masjid Ibrahim, pelaku vandalisme Masjid Newcastle sudah diketahui, yaitu dua orang remaja tanggung berusia 17 tahun.

Keduanya telah dikenai tuntutan hukum dan menunggu untuk diajukan ke pengadilan. Kepada polisi, keduanya mengakui melemparkan kepala babi ke halaman masjid itu, pekan lalu.

BACA JUGA: Australia Temukan Teknologi Baru Mengukur Kualitas Mutu Makan Daging

Atas pengakuan kedua remaja tersebut, polisi menyatakan akan menuntut mereka dengan UU Kejahatan Remaja.

BACA JUGA: Warga Canberra Minta Disediakan Layanan Melahirkan di Rumah

Aksi kedua remaja ini terjadi seminggu setelah seorang jamaah di masjid Newcastle mengalami pelecehan usai menjalankan ibadah shalat.

Sebelumnya, seorang perempuan muslim juga mengalami penghinaan saat ia sedang duduk dalam mobilnya yang terparkir.

Menurut Asosiasi Muslim Newcastle, serangan-serangan yang dialami umat Islam ini hanya mencerminkan perilaku sebagian kecil warga Australia.

Dikatakan, jika kepala babi itu dimaksudkan untuk menyebarkan najis ke masjid itu, maka tujuan tersebut tidak tercapai. 

Serangan-serangan ini telah mendapat kecaman keras dari Walikota Newcastle Nuatali Nelmes, yang menyebut perilaku tersebut tidak akan ditolerir di kota ini.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Duo Badut Penderita Penyakit Langka Hibur Ratusan Pasien Anak

Berita Terkait