Duel Maut Lenon vs Edison, Satu Orang Tak Bernyawa Lagi

Senin, 30 Mei 2022 – 08:15 WIB
Lenon, 33, warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tewas dalam keadaan bersimbah darah setelah adu duel, Sabtu (28/5). Foto: Heru/sumeks.co

jpnn.com, PALI - Lenon, 33, warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tewas dalam keadaan bersimbah darah dalam perkelahian menggunakan parang, Sabtu (28/5) sore.

Pelakunya bernama Edison yang tidak lain masih warga setempat.

BACA JUGA: Masih Ingat Kasus Layangan Putus Versi ASN dan Briptu Suci Darma? Ini Berita Terbarunya

Dia tersulut api cemburu lantaran korban sering meminta izin kepada istrinya untuk mengambil air di sumur di kebun mereka.

Hari itu, korban hendak mengambil air seperti biasanya, bertemu dengan pelaku Edison. Terjadilah adu mulut di antara keduanya.

BACA JUGA: Kebal Sergap Nenek-Nenek di Kebun Karet, Terjadilah Perbuatan Biadab

Keduanya yang saat itu sama-sama memegang senjata tajam jenis parang.

Korban Lenon langsung menyerang pelaku Edison. Sabetan parang korban mengenai tangan dan pundak sebelah kiri, dada sebelah kanan dan kepala.

BACA JUGA: Mobil Dinas Bawa Pejabat Masuk Jurang, Begini Kondisinya

Pelaku Edison membalas serangan tersebut dengan membacok korban yang mengenai bagian leher sebelah kiri dan kepala bagian kiri. Akibatnya korban langsung tewas di tempat.

Kapolsek Penukal Abab Iptu Robby disampaikan, Kanit Reskrim Ipda Dayen mengatakan bahwa pihaknya setelah mendapat laporan langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

“Saat olah TKP, rupanya tersangka bernama Edison masih berada di lokasi dengan kondisi luka berat (Luber,red) Kemudian langsung kita amankan dan saat ini tersangka telah kita titipkan ke Mapolres PALI,” tegasnya.

Sementara, Gito salah satu warga setempat mengatakan, setelah mengetahui adanya duel maut tersebut warga langsung menghubungi Mapolsek Penukal Abab dan langsung menuju lokasi kejadian.

BACA JUGA: Kebal Sergap Nenek-Nenek di Kebun Karet, Terjadilah Perbuatan Biadab

“Kalau permasalahanya, yang saya dengar dari warga kita karena Edison cemburu terhadap korban, karena korban sering mengambil air di kebunnya melalui izin istri Edison. Mereka berdua merupakan tetangga di kebun,” tambahnya.(ebi/sumeks)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler