Duh, PSSI Minta Acara Talkshow Caketum PSSI di TVRI Dibatalkan

Rabu, 16 Oktober 2019 – 23:42 WIB
Ratu Tisha Destria. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Otoritas sepak bola Indonesia, PSSI mengambil sebuah keputusan yang cukup mengejutkan. Melalui dua surat yang ditandatangani Sekekretaris Jenderal, Ratu Tisha, mengintervensi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan meminta agar program 'Calon Ketua Umum PSSI Bicara Bola' dibatalkan.

Program yang sedianya tayang pada Rabu (16/10) malam ini, berencana mempertemukan para Caketum PSSI. Namun, karena PSSI mengirim surat dua kali tertanggal 16 Oktober 2019 dengan surat pertama yang berisi keberataan terhadap program "Calon Ketua Umum PSSI Bicara Bola" di TVRI.

BACA JUGA: Berita Terbaru Soal Biduan Organ Tunggal Tewas Dikeroyok dan Dilempari Batu

"Keberatan yang dilayangkan ini dikarenakan program tersebut diadakan tanpa perizinan PSSI dan Komite Pemilihan (KP) PSSI. Untuk dapat diketahui bahwa setiap hal yang berhubungan dengan PSSI termasuk di dalamnya timeline Kongres PSSI merupakan properti dari PSSI dan dilindungi secara hukum," bunyi surat PSSI.

"Oleh karenanya, PSSI meminta manajemen TVRI memberikan klarifikasi dan jawaban sebelum dimulainya acara ini hingga pukul 20.00 WIB," lanjut surat tersebut.

BACA JUGA: Abdul Hakim Sok Jagoan Acungkan Celurit ke Polisi, Dor!

Surat kedua berisikan permintaan pembatalan terhadap program "Calon Ketua Umum PSSI Bicara Bola" dari PSSI.

"PSSI memberikan teguran terhadap penggunaan properti PSSI tanpa adanya izin dari PSSI dan meminta pihak TVRI untuk tidak melanjutkan serta membatalkan penayangan acara tersebut," demikian isi surat kedua PSSI terhadap TVRI.

BACA JUGA: Istri Terpaksa Berbuat Terlarang di Rumahnya Lantaran Suami Tak Sanggup Lagi

Direktur Program dan Berita TVRI, Apni Jaya putra, langsung bereaksi. Mereka menolak permintaan PSSI yang menurutnya berlebihan.

"Soal program ini, bukan domain PSSI. TVRI itu lembaga negara independen. TVRI memiliki kebebasan dalam konteks independensinya menyiarkan atau tidak menyiarkan sesuatu, tidak boleh dikontrol oleh seseorang. Kenapa PSSI memberikan surat teguran? Itu kan domainnya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)," ujar Apni.

"Kalau mengajukan keberatan bisa ke dewan pers. Kenapa membuat surat teguran secara langsung untuk membatalkan acara, memang PSSI punya domain itu? Kan tak benar itu. Saya sudah jawab suratnya ke PSSI. Saya harap PSSI tidak menggunakan frasa teguran dan pembatalan karena itu bukan domain PSSI melakukannya. TVRI adalah lembaga penyiaran publik bersifat independen. Tanpa intervensi siapapun. Kami harap PSSI dapat mengerti status kami," tegas dia.

Sayang sekali, program yang ditunggu-tunggu pecinta sepak bola Indonesia tersebut gagal berjalan sesuai rencana. Pasalnya, beberapa calon menurut sumber terpercaya, diancam akan didiskualifikasi dari pencalonan Ketum PSSI apabila tetap tampil di talkshow.

Padahal, beberapa Calon Ketua Umum PSSI sebagian besar telah menghadiri program "Calon Ketua Umum PSSI Bicara Bola". Di antaranya ialah Rahim Soekasah, Fary Djemi Francis, Vijaya Fitriyasa, dan Aven Hinelo.

BACA JUGA: Istri Terpaksa Berbuat Terlarang di Rumahnya Lantaran Suami Tak Sanggup Lagi

Selain itu, Benny Erwin juga datang tapi dia memilih putar balik dan kembali dari area talkshow. (dkk/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler