Duh..Gara-Gara Senggolan, Jaksa Kena Bogem Polisi

Rabu, 02 November 2016 – 08:13 WIB
Ilustrasi: dok jpnn

jpnn.com - LEBAK - Antara anggota institusi penegak hukum seharusnya saling bersinergi. Namun yang terjadi di wilayah Banten ini justru sebaliknya.

Pihak Kejari Lebak kemarin, Selasa (1/11) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap staf Pidsus Abror Huzaninur ke pihak kepolisian. 

BACA JUGA: Komplotan Pencuri BTS Lintas Provinsi Dibekuk

Penganiayaan itu diduga dilakukan oknum polisi, Senin (31/10).

Kajari Lebak Rini Hartatie mengatakan. pihaknya secara resmi telah melaporkan tindakan oknum polisi itu kepada jaksa ke Polres Lebak. 

BACA JUGA: Hmm..Pencuri Modus Pecah Kaca kok Punya KTA BIN?

”Atas nama Kejaksaan, kami sudah melaporka secara resmi tindakan oknum polisi memukul jaksa saat sedang bertugas mengantar tahanan Tipikor,” ujar Rini, Selasa (1/11).

Aksi pemukulan itu terjadi saat Abror bersama tiga jaksa dan dua pengawal dari Polres Lebak menjalankan tugas negara mengawal persidangan tersangka Tipikor.

BACA JUGA: Dek..Dek.. Sudah Nyuri Masih Berani Tantang Tetangga Sendiri

Dalam perjalanan pulang, tepatnya di Kecamatan Cibadak sekitar pukul 18.00 WIB, Mobil tahanan yang dibawa Abror mencoba mendahului minibus.

Saat mendahului itu, kaca spion kendaraan tahanan dan mobil yang diduga anggota Sabhara bersenggolan hingga kaca spion kedua kendaraan itu rusak. 

Karena kondisi membawa tahanan yang tidak boleh berhenti, maka Abror terus melaju. Namun, mobil tahanan itu dikejar dan berusaha menyalip.

”Saat kendaraan berhenti karena dihalangi, ada seseorang menghampiri Abror yang masih di belakang setir, lalu melayangkan tinju beberapa kali ke wajah hingga Abror luka,” ujar Rini.      

Dia menyayangkan kejadian ini. Karena dilakukan pada petugas kejaksaan yang berseragam lengkap saat menjalankan tugas negara.

Sementara Kapolres Lebak AKBP Mohamad Tora yang dikonfirmasi koran  ini mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut. 

”Maaf mas, saya belum dapat laporan karena sedang di Bandung,” terangnya melalui pesan singkat elektronik. (yas/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ramai Lagi, Korban Laporkan Penipuan Ratusan Juta Dimas Kanjeng


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler