Duh..Pak Kumis Ini Coba Bunuh Diri karena Gerobak Sate Diangkut Satpol PP

Kamis, 26 Maret 2015 – 16:48 WIB
Duh..Pak Kumis Ini Coba Bunuh Diri karena Gerobak Sate Diangkut Satpol PP. Foto.DalilHarahap/BAtampos/JPNN.com

jpnn.com - BATAM - Ulah Hermanto alias Pak Kumis ini membuat pengguna jalan di Simpang Jam, Baloi, Batam, Kepri heboh, Kamis (26/3). Ia menerobos padatnya lalulintas di simpang empat tersebut lalu duduk di tengah jalan. Parahnya, ia membawa pisau, korek api dan gas 3 kg.

Ia mengancam akan bunuh diri. "Saya tak takut mati lagi, percuma hidup. Mau cari makan dilarang, cuma jual sate, gerobak saya disita. Tak ada gunanya lagi hidup ini," ujarnya.

BACA JUGA: Rumah Sakit Ini Kekurangan Dokter Spesialis, Digaji dan Dapat Insentif Tinggi, Berminat?

"Kembalikan gerobak saya atau saya bunuh diri disini," ancam Pak Kumis.

Akibat ulah Pak Kumis ini, arus lalu lintas di Simpang Jam sempat macet sekitar 40 menit. Polisi lalu lintas terus membujuknya. Namun Pak Kumis baru mau diajak masuk menuju pos Satlantas setelah istrinya datang.

BACA JUGA: Baru Selesai Judi Sabung Ayam, Tewas Tersambar Petir

Kepada polisi yang mendekatinya, ia sempat curhat. Ia kesal, ulah salah satu oknum Sat Pol PP yang disebutnya bernama Surya selalu mengutip uang Rp200 ribu per bulan untuk jaminan biar dia aman berjualan sate di pinggir jalan Jodoh.

"Saya bayar pak kepada Pak Surya itu Rp200 ribu setiap bulan, tapi kenapa gerobak saya diangkut juga. Saya kesana minta gerobak baik-baik tak dikasih juga," ujarnya dengan nada keras.

BACA JUGA: Tak Terdengar Teriakan, Duda Ini Ternyata Terpanggang

Kepolisian yang mendengar penuturan Pak Kumis, langsung membawa Pak Kumis dan keluarganya ke Mapolresta Barelang. Polisi berencana akan memanggil Surya anggota Sat Pol PP yang melakukan pungli.

Kamis (26/3) siang itu, warga dengan sukarela membantu Pak Kumis datang beramai-ramai ke kantor Satpol PP untuk meminta gerobak satenya kembali.

Ulah Pak Kumis yang meminta gerobaknya dikembalikan langsung direspons Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Batam Hendri, Kamis (26/3).

Hendri berjanji akan segera mengembalikan gerobak Pak Kumis, dengan satu syarat, semua pedagang kaki lima disana tidak boleh berjualan lagi di lokasi row jalan yang dilarang.

"Semua gerobak yang diambil akan dikembalikan kok, cuma dengan catatan tak boleh jualan lagi di tempat-tempat yang dilarang," ujar Hendri di Batamcenter.

Tentang aksi Pak Kumis yang hendak bunuh diri di Simpang Jam, Hendri mengatakan itu sudah menjadi risiko pekerjaan pihak Sat Pol PP.

"Itu rekasi yang wajar, karena setiap pekerjaan punya risiko. Aksi itu gambaran kehidupan sesungguhnya, tapi mau bilang apa, kami cuma jalanin tugas kami. Sudah berkali-kali diingatin agar jangan jualan di row jalan tapi masih membandel, makanya diangkut gerobaknya," katanya.

Terkait pungli yang dikutip anggotanya, Hendri mengatakan itu memang ilegal dan dilarang. Maka ia berjanji akan menindak anggotanya tersebut.

"Akan saya cek, kalau benar akan ada tindak tegas," tutur Hendri. (eja/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cekcok, Mantan Pasangan Lesbian Berurusan dengan Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler