Dukung Industri Blockchain, Upbit Indonesia Hadir di Bulan Literasi Kripto 2023

Kamis, 16 Februari 2023 – 14:34 WIB
Upbit Indonesia ikut dalam program Bulan Literasi Kripto 2023. Foto: Upbit Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - Bulan Literasi Aset Kripto yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) telah dibuka sepanjang Februari.

Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Didid Noordiatmoko menjelaskan banyak masyarakat yang sudah berinvestasi kripto, tetapi mereka belum memahami betul soal aset digital tersebut.

BACA JUGA: Binance Meyakini Kazakhstan Bisa Jadi Pusat Kripto dan DeFi di Asia Tengah

Acara tersebut diadakan sebagai tindak lanjut optimalisasi dan sinergitas antara pemerintah dan para pelaku usaha dalam pengembangan penyelenggaraan perdagangan pasar fisik aset kripto.

Bulan Literasi Kripto ini akan terbagi menjadi tiga rangkaian acara, pertama adalah opening ceremony yang dihadiri berbagai stakeholder aset kripto di Indonesia mulai dari Kemendag, Bappebti, Aspakrindo, PPATK, dan lain-lain.

BACA JUGA: Berpartisipasi Dalam Bulan Literasi Kripto, Indodax Aktif Beri Edukasi

Acara ini juga akan diisi diskusi panel membahas mengenai aset kripto di Indonesia. Rangkaian acara kedua adalah melakukan kegiatan baik offline dan online di beberapa kota besar di Indonesia. Terakhir acara penutupan yang berlangsung pada 28 Februari.

Industri kripto terus mengalami perkembangan dan inovasi terutama pada 2023.

BACA JUGA: CMO PINTU: Adopsi Kripto akan Terus Tumbuh Pesat pada 2023

Bappebti menyebutkan pada akhir 2021 tercatat jumlah pelanggan atau pengguna aset kripto sebanyak 11,2 juta orang. Angka ini meningkat 48,7 persen dibandingkan di akhir November 2022 yang tercatat sebanyak 16,55 juta orang. Jumlah ini didominasi kaum milenial berusia antara 18 - 30 tahun.

Melihat hal itu, Upbit, Bursa Penukaran Aset Kripto terbesar dari Korea Selatan optimistis penerimaan aset kripto makin meluas. Tidak hanya itu,

VP of Operations Upbit Indonesia Resna Raniadi pun menyambut baik antusiasme positif yang ditunjukkan pemerintah Indonesia terhadap perkembangan industri blockchain dan kripto di tanah air.

“Kami percaya bahwa perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat, menciptakan, dan mendorong upaya pengembangan ekonomi digital Indonesia di tahun 2023 ini”, ungkap Resna.

Resna menilai Indonesia memiliki potensi dengan jumlah populasi dan ekonomi yang tumbuh dengan baik.

Oleh karena itu, Indonesia memiliki keuntungan yang baik untuk mengadopsi penggunaan teknologi blockchain.

"Hal ini secara tidak langsung mengharuskan kami untuk terus dapat mengedukasi masyarakat secara luas, agar masyarakat memiliki informasi yang cukup perihal blockchain, aset kripto pada khususnya”, ungkap Resna.

Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung adopsi dan penggunaan blockchain serta kripto di Indonesia.

"Keikutsertaan Upbit dalam acara Bulan Literasi Kripto merupakan wujud nyata dedikasi Upbit untuk turut memajukan industri kripto di Indonesia," tegas Resna. (mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler