Ebola Renggut 1.600 Nyawa di Kongo, WHO Tetapkan Status Darurat

Kamis, 18 Juli 2019 – 23:07 WIB
Petugas kesehatan memakai baju pelindung sebelum merawat pasien ebola. Foto: AFP

jpnn.com - WHO menetapkan status darurat ebola untuk wilayah Republik Demokratik Kongo. Epidemi Ebola berkembang terutama di wilayah Kongo timur dan menjadi yang paling mematikan kedua dalam catatan sejarah Kongo.

Sejak Agustus tahun lalu, tercatat wabah Ebola telah menewaskan lebih dari 1.600 orang dari lebih dari 2.500 kasus di Kongo.

BACA JUGA: 300 Juta Orang Menderita Depresi, Setiap 40 Detik Terjadi Kasus Bunuh Diri

"Sudah waktunya bagi dunia untuk memperhatikan," kata ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Al-Jazeera.

BACA JUGA: Wabah Ebola Kongo Menyebar ke Uganda, WHO Panik

BACA JUGA: Wabah Ebola Kongo Menyebar ke Uganda, WHO Panik

Virus Ebola sendiri merupakan virus yang sangat menular dan memiliki tingkat kematian rata-rata sekitar 50 persen.

Virus ini ditularkan ke manusia dari hewan liar dan menyebar di antara orang-orang melalui kontak dekat dengan darah, cairan tubuh, sekresi atau organ orang yang terinfeksi.

BACA JUGA: WHO: 5 Persen Kematian Global Akibat Penyalahgunaan Alkohol

Ada harapan akan pengendalian Ebola melalui vaksin baru. Namun, upaya vaksinasi di Kongo sendiri terhambat oleh kerusuhan dan kekerasan yang terjadi di sejumlah wilayah yang terdampak parah. (rmol/jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... WHO Tinjau Rumah Imunisasi Sidotopo


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler