Edan! Demi Bisa Mudik, 4 Orang Ini Jalan Kaki Lewati Sungai dan Gunung

Kamis, 14 Mei 2020 – 22:15 WIB
Penjagaan perbatasan Gorontalo dan Sulawesi Tengah di Desa Tolite Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara. Foto: Antara

jpnn.com, GORONTALO - Empat orang warga Boalemo gagal menembus perbatasan Gorontalo dan Sulawesi Tengah di Desa Tolite Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara.

Sebelumnya keempat orang itu berjalan kaki melintasi gunung dan sungai untuk bisa mudik.

BACA JUGA: Warga Cianjur Abaikan Larangan Mudik

Keempat warga itu inisial AN (42), FM (23) dan MM (21), ketiganya merupakan warga Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.

Seorang lainnya adalah AT (37) warga Desa Balate Jaya, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.

BACA JUGA: Saran Mbak Rerie untuk Pemerintah soal Potensi Gelombang Besar TKI Mudik

Keempat orang tersebut masuk dari Buol Sulawesi Tengah, namun sebelumnya ditolak oleh aparat keamanan karena Gorontalo sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Awalnya mereka masuk tapi sudah kami minta pulang, tidak masuk perbatasan. Rupanya, sore mereka kembali melewati gunung dan sungai untuk bisa masuk. Ada petani ysng melapor dan kami amankan,” ujar Camat Tolinggula Rizal Yusuf Kune dihubungi di Gorontalo, Kamis (14/5).

BACA JUGA: Detik-detik Ipda Astawa Dibacok, Terkapar

Hingga malam ini empat warga itu masih ditahan di posko perbatasan. Mereka diharuskan menjalani rapid test COVID-19 sebelum dikembalikan lagi ke Sulawesi Tengah.

Pemerintah kecamatan Tolinggula sudah berupaya menghubungi aparat desa dan kecamatan Mananggu dan Paguyaman, terkait nasib warganya itu.

"Namun komunikasi melalui telpon seluler belum tersambung dengan baik," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PSBB   mudik   Gorontalo  

Terpopuler