Edy Rahmayadi Membandingkan Coki Aritonang dengan Luis Milla, Ha Ha Ha

Rabu, 29 Desember 2021 – 17:14 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memberikan kata sambutan pada pelantikan pengurus Kormi Sumut, di rumah dinas gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (29/12). Foto: Finta Rahyuni/JPNN.com

jpnn.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku kagum dengan mantan Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla.

Menurut Edy Rahmayadi, Luis Milla memiliki performa yang baik sebagai seorang pelatih.

BACA JUGA: Bang Ritonga Mengomentari Aksi Edy Rahmayadi Menjewer Pelatih Biliar, Jleb!

Edy mengatakan hal tersebut di acara pelantikan pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Sumut di rumah dinas gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (29/12).

Mantan Pangkostrad itu kagum dengan kedisiplinan Luis Milla menjaga kondisi fisiknya.

BACA JUGA: 6 Fakta Edy Rahmayadi Menjewer dan Mengata-ngatai Coki Aritonang, Baca Nomor 5

"Luis Milla di hotel itu, selalu minta kaca, saya pikir mau apalah bapak ini. Rupanya, setiap mau keluar kamar dia melihat kondisi badannya. Naik sedikit, dia gak makan, dia makan salad. Itu baru pelatih," kata Edy Rahmayadi

Edy pun lantas membandingkan Luis Milla dengan seorang pelatih yang tertidur saat dirinya berpidato.

Sebelumnya, Edy menjewer Pelatih Biliar Khoiruddin Aritonang yang tidak bertepuk tangan menyambut kalimat pidato pria berpangkat letjen TNI purnawirawan itu.

BACA JUGA: Afirmasi PPPK Guru Beserdik Tak Linier Menabrak PermenPAN-RB 28 Tahun 2021

Edy menjewer pria yang biasa dipanggil Coki Aritonang itu di acara penyerahan bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi PON XX Papua, di aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas gubernur Sumut, Senin (27/12).

"Kalau pelatih saya, saya ngomong begini, dia tidur," ujar Edy. 

Mantan Ketua PSSI itu menegaskan, seorang pelatih harusnya menunjukkan sikap yang baik sehingga atlet yang dilatihnya bisa meniru yang dikerjakan oleh pelatih. 

"Kalau itu bukan pelatih saya tak apa-apa, tetapi pas saya tanya, dia pelatih. Kalau pelatih seperti itu, terus yang dilatih seperti apa," sebut Edy. 

Edy kemudian meminta Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis untuk mengumpulkan seluruh pelatih yang ada di Sumut.

"Ketua KONI, saya mau kumpul sama pelatih-pelatih," pungkasnya. 

Sebelumnya, Coki Aritonang membantah bahwa dirinya tertidur saat Edy Rahmayadi sedang memberikan kata sambutan sehingga dia tidak memberikan tepuk tangan.

"Tidak, aku tak tertidur. Sumpah demi Allah. Aku dengarkan Pak Gubernur berbicara," ujar Coki kepada wartawan, Selasa (28/12).

Pria kelahiran 31 Desember 1974 itu mengaku tidak bertepuk tangan karena menilai apa yang disampaikan oleh Edy Rahmayadi itu hal yang biasa saja.

Dia menilai selama ini Edy Rahmayadi juga tidak begitu peduli dengan olahraga di Sumut, termasuk cabor biliar yang ditekuninya.

"Tak ada yang spektakuler yang dia lakukan, kecuali ada program spektakuler yang dimunculkan, wajar kalau aku tidak tepuk tangan, dia (gubernur) tersinggung," ujar Coki Aritonang. (mcr22/jpnn)



Redaktur : Soetomo
Reporter : Finta Rahyuni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler