Efek Ekor Jas Prabowo-Sandi Bukan untuk PKS, PAN & Demokrat

Selasa, 21 Agustus 2018 – 20:38 WIB
Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendeklarasikan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2019. Foto: Fathan Sinaga/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Pusat Studi Literasi Media Afriadi Rosdi mengatakan, tak semua partai pengusung Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 bakal menerima efek ekor jas atau coattail effect. Menurutnya, efek ekor jas di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 bagi pengusung Prabowo - Sandi hanya akan dinikmati Gerindra.

"Coattail effect-nya 100 persen untuk Gerindra karena keduanya (Prabowo - Sandi) kader Gerindra. PKS, PAN apalagi Demokrat sepertinya hanya pelengkap penderita saja," ujar Afriadi kepada JPNN, Selasa (21/8).

BACA JUGA: Analisis Bang Ruhut soal Ahokers Bakal Coblos Jokowi-Maruf

Menurut Afriadi, ketiga parpol yang berkoalisi dengan Gerindra di Pilpres 2019 itu harus berjuang keras jika ingin meraih suara maksimal di pileg. Sementara bagi Gerindra, katanya, cukup dengan mengampanyekan Prabowo-Sandi akan secara otomatis terkerek suaranya.

"Saya kira prediksi dari lembaga-lembaga survei bahwa Gerindra akan menjadi pemenang kedua di Pileg 2019 makin kuat karena efek Prabowo - Sandi," katanya.

BACA JUGA: Siapkan 1.000 Pasukan Berani Mati demi Jaga Prabowo-Sandi

Afriadi bahkan memperkirakan perolehan suara Gerindra dengan PDI Perjuangan yang diprediksi akan menjadi jawara Pileg 2019 tak akan berselisih jauh. Hal tersebut sebagai konsekuensi logis dari pelaksanaan serentak pileg dan pilpres tahun depan.

"Makanya, PKS, PAN, Demokrat harus berjuang ekstra mengerahkan segenap kekuatan politik partai dan calegnya, agar bisa menembus ambang batas suara 4 persen. Jika tidak, terlempar dari parlemen," pungkas Afriadi.(gir/jpnn)

BACA JUGA: Ahoker Garis Keras Cuma Punya Dua Pilihan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Elektabilitas Prabowo-Sandi Masih Jauh dari Dominasi Jokowi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler