Eks Ketum PBNU Kiai Said Aqil Dukung Anies-Muhaimin 100 Persen

Sabtu, 13 Januari 2024 – 20:38 WIB
Ketua Umum PBNU Periode 2010-2021 KH. Said Aqil Siroj menegaskan dukungan kepada pasangan capres saat menyampaikan mauizah hasanah Haul KH. Bisri Syansuri ke-45 di Ponpes Mambaul Ma'arif, Denanyar, Jombang, Jumat (12/1) malam. Foto: dokumentasi humas Timnas AMIN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PBNU Periode 2010-2021 KH. Said Aqil Siroj menegaskan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Dukungan itu dia ungkapkan saat menyampaikan mauizah hasanah Haul KH. Bisri Syansuri ke-45 di Ponpes Mambaul Ma'arif, Denanyar, Jombang, Jumat (12/1) malam.

BACA JUGA: Kiai Said Aqil Sebut Anies-Muhaimin Contoh Pemimpin Berilmu

"Saya dukung (AMIN) 100 persen. Tapi saya ini apa wong Ketua NU bukan, ketua partai ya bukan," ucap Aqil dalam keterangannya, Sabtu (13/1).

Said Aqil menuturkan bahwa pernah bertetangga dengan Muhaimin Iskandar.

BACA JUGA: PKPU Budi Said ke Antam Dinilai Kurang Tepat, Ini Alasannya

Dia pun mendoakan agar mantan tetangganya itu menjadi wakil presiden.

"Abdul Muhaimin Iskandar yang insyaallah akan berhasil dengan mudah menjadi Wakil Presiden RI. Ini mantan tetangga saya, dulunya kayanya dulu saya,“ tuturnya.

BACA JUGA: KH Said Aqil: Hormati Putusan MK, Pimpinan Bangsa Haruslah Sosok Terbaik

Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Ats Tsaqafah, Jakarta itu pun menegaskan dukungannya kepada pasangan yang akrab dengan akronim AMIN hingga 100 persen.

Kiai Said mengibaratkan dukungannya kepada AMIN dengan kisah seekor semut di zaman Nabi Ibrahim.

Dia berujar saat Nabi Ibrahim dibakar oleh Raja Namrud, semut ikut membantu memadamkan api, meski aksinya itu dicibir oleh hewan yang jauh lebih besar darinya.

Saat itu, ketika Nabi Ibrahim dibakar, binatang besar seperti macan, gajah berupaya meniup api, memadamkan api, termasuk semut.

Namun, oleh gajah dan macan ditertawakan karena ukuran semut yang kecil, sehingga dibilang tidak efektif.

"Jawabe semut, saya tahu saya sadar tiupan saya enggak ada apa-apa dibanding tiupanmu yang besar-besar. Ini merupakan simbol, tanda bahwa saya berada di pihak Ibrahim, bukan di pihak Namrud," jelas Aqil.

Meski Kiai Said tidak punya posisi strategis saat ini, tetapi dia memastikan dukungannya itu cukup menjadi bukti jika dirinya ada di posisi capres-cawapres nomor 1.

"Walaupun (posisi saya) enggak ono gunane wes, seperti semut lah e ada gunanya lah. Hanya ketahuilah bahwa saya ada di pihak (capres-cawapres nomor) 01," tuturnya. (mcr4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiai Said Soroti Agenda Resolusi Konflik Agraria dan SDA


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler