Elektabilitas Ganjar Tertinggi, Selisih Jauh dari Prabowo dan Anies

Senin, 13 Juni 2022 – 16:52 WIB
Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tertinggi. Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tertinggi berdasarkan temuan Charta Politika Indonesia berjudul Membaca Situasi Politik dan Elektoral Pascarakernas Projo.

Ganjar dalam survei Charta Politika Indonesia  mengantongi elektabilitas sebesar 31,2 persen dalam simulasi 10 nama.

BACA JUGA: Antara Ganjar, Prabowo, dan Anies, Siapa yang Lebih Unggul?

Angka itu unggul jauh dari pemilik elektabilitas tertinggi kedua yang ditempati Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan 23,4 persen. 

"Jadi, selisihnya hampir delapan persen," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya saat membeberkan temuan teranyar pihaknya, Senin (13/4).

BACA JUGA: Charta Politika Sebut Elektabilitas Ganjar Meningkat Setelah Rakernas Projo

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi tokoh pemilik elektabilitas tertinggi ketiga dengan 20 persen. 

"Anies baswedan masih bersaing cukup jauh dengan Prabowo di angka 20 persen," ujar Yunarto.

BACA JUGA: Prabowo Sering Berpeci di Acara Internasional, Meniru Gaya Soekarno?

Menurut pria berkacamata itu, temuan survei dari pihaknya menandakan ada klaster papan atas dan tengah menyangkut elektabilitas tokoh.

Papan atas elektabilitas tokoh berada di posisi tiga besar.

Sisanya berada di posisi papan tengah karena tingkat keterpilihan yang terpaut jauh.

"Papan tengah ini jauh sekali dari tiga besar," kata Yunarto.

Adapun posisi empat sampai sepuluh berturut-turut ditempat oleh Ridwan Kamil (4,6 persen), Sandiaga Uno (3,6 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (3,3 persen), Khofifah Indar Parawansa (2,9 persen), Erick Thohir (2,0 persen), Puan Maharani (1,8 persen), dan Airlangga Hartarto (1,2 persen).

"Tingkat tidak tahu atau tidak jawab itu cukup kecil 6,2 persen," ujar Yunarto.

Charta Politika Indonesia menggunakan metode wawancara tatap muka saat menggelar survei berjudul Membaca Situasi Politik dan Elektoral Pascarakernas Projo.

Metode pengambilan sampel dengan multistage random dengan jumlah 1.200 responden.

Survei milik Charta Politika Indonesia memiliki batas kesalahan atau margin of error sebesar 2,83 persen. Survei dilakukan pada 25-2 Juni 2022. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Santri dan Ulama Sumut Mendoakan Ganjar Jadi Pemimpin Indonesia Masa Mendatang


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler