Empat Teroris Hendak Menuju Mako Brimob, Dor! Dor!

Jumat, 11 Mei 2018 – 15:39 WIB
Polisi menembak teroris yang hendak menuju Mako Brimob. Personel Brimob terus waspada. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polri menembak sejumlah teroris yang mencoba membantu temannya yang membuat kerusuhan di Rutan Salemba Cabang Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Pada Kamis (10/5) kemarin ada empat teroris dari Tambun, Bekasi, Jawa Barat yang mencoba menuju Mako Brimob.

BACA JUGA: Logikanya, Tingkat Keamanan di Mako Brimob Cukup Tinggi

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, dua dari empat teroris itu diberikan tembakan. Bahkan, satu di antaranya tewas dan satu lainnya masih dirawat di RS Bhayangkara.

Setyo menuturkan, dari pemeriksaan sementara diketahui teroris itu bergerak menuju Mako Brimob untuk membantu narapidana teroris yang terlibat kerusuhan.

BACA JUGA: Belum 24 Jam Aman di Dalam, Mako Brimob Diserang dari Luar

Penangkapan keempat terduga teroris berawal pada Kamis pukul 01.00 WIB dini hari. Ketika itu polisi mendapat informasi bahwa di Stasiun Tambun akan ada orang yang hendak ke Mako Brimob.

"Dari informasi itu, kami bergerak dan menangkap empat orang. Keempatnya dibawa dan sekitar 05.30 WIB menuju ke Jakarta," kata Setyo di Divhumas Polri, Jumat (11/5).

BACA JUGA: Mako Brimob Tegang Lagi, 1 Polisi Tewas Ditusuk

Ketika itu teroris dengan insial RA dan JG melakukan perlawanan kepada anggota dan berupaya mencekik anggota hingga borgol yang dipakaikan kepada mereka terlepas. “Selain itu, RA dan JG juga ingin merebut senjata api dari petugas,” imbuh dia.

Setyo mengatakan anggota lantas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang mengakibatkan luka tembak terhadap JG dan RA.

"Keduanya dibawa ke RS Bhayangkara. RA dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan JG sedang dalam perawatan," tutur Setyo.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keempat terduga teroris itu adalah jaringan Jemaah Ansharut Daulah Bandung, Jawa Barat, yang akan bergerak ke Jakarta khususnya ke Mako Brimob.

"Mereka diduga akan ikut melakukan aksi di Mako Brimob. Keempat orang itu adalah AM, lahir di Medan 8 Agustus 1979. Alamat di Tasikmalaya, Jawa Barat. Lalu, HG lahir di Tasikmalaya. Kemudian yang meninggal RA, lahir di Ciamis 30 April 1977, tinggal di Tasikmalaya. Yang masih dirawat lahir di Garut 7 Februari 1988. Tinggal di Tasikmalaya," tandas dia. (mg1/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istri Narapidana Teroris Harus Buka Baju saat Pemeriksaan


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler