Enam Bulan Ungkap Peneror Novel, TPF Garap Komjen

Selasa, 09 Juli 2019 – 21:16 WIB
Peneliti LIPI Hermawan Sulistyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7). Foto: Elfany Kurniawan/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Tim pencari fakta (TPF) kasus kekerasan terhadap Novel Baswedan telah merampungkan tugasnya. Setelah enam bulan bekerja, tim bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu menyerahkan hasil kerjanya.

TPF menuangkan hasil kerjanya dalam laporan setebal 170 halaman. Anggota tim pakar TPF Nur Kholis mengatakan, laporan dengan lampiran sebanyak 1.500 lembar itu diserahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Selasa (9/7) sore.

BACA JUGA: TPGF Kasus Novel Berakhir, Begini Respons Istana dan Kapolri

“Laporan kurang lebih 170 halaman dengan lampiran hampir 1.500 lampiran halaman. Kami menggunakan identifikasi saintifik untuk mengungkap kasus ini,” kata Nur Kholis di Mabes Polri.

BACA JUGA: Ah Ternyata Satgas Gagal Ungkap Kasus Novel Baswedan

BACA JUGA: Ah Ternyata Satgas Gagal Ungkap Kasus Novel Baswedan

Menurut dia, laporan hasil kerja tim yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis itu akan dipublikasikan pada pekan depan. Hanya saja, katanya, Kapolri butuh waktu untuk mempelajarinya.

“Setelah diskusi hari ini, kami menghargai masukan dari Kapolri,” tambah dia.

BACA JUGA: BG dan Tito Masuk Bursa Capres 2024, Masyarakat Pengin Presiden dari Polri?

Pada kesempatan sama peneliti LIPI Hermawan Sulistyo yang juga anggota tim pakar TPF kasus Novel mengungkapkan, pihaknya dalam masa kerja selama enam bulan itu telah memeriksa sejumlah perwira Polri. Di antaranya ada ada yang berpangkat komjen.

“Saya ketua tim investigasi kerusuhan Mei 1998, pada waktu itu memeriksa 15 jenderal. Pada kasus ini (Novel, red) juga ada jenderal bintang tiga yang diperiksa," ujarnya.

BACA JUGA: TGPF Kasus Novel Dianggap Gagal, Begini Respons Polri

Profesor riset di LIPI itu menambahkan, pemeriksaan terhadap jenderal aktif itu berdasar pada temuan tim terdahulu yang mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Antara lain merujuk laporan dari Polri, Polda Metro, Ombudsman, Komnas HAM

 “Semua kami periksa lagi sesuai dari hasil penyelidikan yang lama. Kami bekerja independen,” tegas dia.(cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pernah Garap Novel Baswedan, Perwira Polri Ini Dinilai Tak Layak Pimpin KPK


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler