Erizon: Ada 2.105 Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Barat

Jumat, 29 Juli 2022 – 21:30 WIB
Ilustrasi Covid-19. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mencatat terdapat 2.105 kasus aktif Covid-19 di wilayah tersebut. 

Jumlah kasus aktif Covid-19 di wilayah Jakbar itu terhitung per Rabu (27/7).

BACA JUGA: Kematian Covid-19 Meningkat, Pimpinan MPR: Kelompok Rentan Harus dapat Perlindungan

"Kasus aktif itu artinya orang yang lagi sakit, baik dirawat atau isoman," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Erizon Safari saat ditemui di kawasan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (29/7). 

Erizon menyebutkan dua kecamatan tertinggi penyumbang kasus Covid-19 adalah Kembangan dan Kalideres. 

BACA JUGA: Vaksinasi Covid-19 Booster Dosis Kedua bagi SDM Nakes, IDI: Kami Menyambut Baik

Namun demikian, dia tidak bisa menjelaskan jumlah kasus yang ditemukan di dua kecamatan tersebut.

Erizon juga belum bisa menjelaskan penyebab dua kecamatan tersebut menjadi wilayah penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Jakarta Barat.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Meningkat, Anggota DPR Minta Semua Pihak Terapkan Prokes di Sekolah

Menurut dia, jumlah kasus di wilayah Jakarta Barat meningkat dari hari ke hari.

Erizon menduga penyebab peningkatan kasus karena penyebarannya sangat cepat. 

Walaupun proses penyebaran cepat, dia memastikan angka kesembuhan di wilayah Jakarta Barat cukup tinggi.

"Tingkat kesembuhan rata-rata kalau laporan dari rumah sakit, sih, memang umumnya gejalanya ringan seperti pilek dan demam tetapi tidak separah Delta," kata dia.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus, pihaknya tetap menggencarkan program vaksinasi massal di wilayah Jakarta Barat.

Seluruh gerai vaksinasi, terutama dosis tiga (booster) di setiap Puskesmas Kecamatan dan Kelurahan dikerahkan guna meningkatkan angka capaian vaksin.

Dengan demikian, dia yakin imunitas warga akan meningkatkan dan angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan. 

"Kami juga imbau warga untuk tetap menaati protokol kesehatan di mana pun berada," pungkas Erizon. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler