Evan Dimas Mungkin Duduk di Bench Lawan Vietnam, Lainnya...

Kamis, 01 Desember 2016 – 20:10 WIB
Alfred Riedl (baju hitam) memberikan pengarahan kepada pemain dan memimpin doa jelang latihan. Foto: Amjad/JPNN.com

jpnn.com - BOGOR - Sesi latihan Timnas Indonesia pada Kamis (1/12) mulai menunjukkan kemungkinan starter skuat Garuda melawan Vietnam, dalam leg pertama semifinal Piala AFF di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (3/12) mendatang.

Melihat kebiasaan Riedl, pemain yang kemungkinan tampil sebagai pemain inti, bakal mengenakan rompi saat latihan.

BACA JUGA: Riedl Tegaskan Pada Pemain Jangan Buat Kesalahan Sendiri

Pada sesi latihan kali ini, di lini belakang, sinyal menempatkan Manahati Lestussen dan Hansamu Yama sebagai duet di lini belakang menggantikan Fachrudin Aryanto-Yanto Basna menguat. Mereka sudah dua hari ini mengenakan rompi tersebut. 

Di full back kanan dan kiri, sosok Benny Wahyudi dan Abduh Lestaluhu masih akan mendapatkan kepercayaan mengawal gawang lini belakang. 

BACA JUGA: Joko Driyono Sebut Laga Tunda PS TNI vs Sriwijaya FC Medio Desember

Di tengah, perubahan bisa saja terjadi dengan mencadangkan Evan Dimas dan memainkan Stefano Lilipaly dengan Bayu Pradana bersama-sama. Duet pemain ini, diharapkan memberikan perbedaan, dengan bisa terus melakukan pressing kepada lawan. 

Sebelumnya, Evan memang terlihat kurang bisa menekan lawan, saat Timnas ditahan imbang Filipina 2-2 pada laga penyisihan Grup B. So, besar kemungkinan Evan bakal duduk di bench saat laga melawan Vietnam.

BACA JUGA: Arema Tak Pusing Pikirkan Pengganti Syaiful Huda

Di sayap kanan dan kiri, Andik Vermansah dan Rizky Pora kemungkinan akan tetap dipertahankan. 

Di depan, Indonesia membutuhkan duet striker yang cepat dan tak menunggu. Seiring hilangnya Irfan Bachdim, maka sosok Ferdinand Sinaga dan Boaz Salossa menjadi calon tandem. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Riedl Akui Penggawa Vietnam Punya Kecepatan di Atas Rata-rata


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler