Facebook Mulai Mengurangi Penayangan Iklan Politik

Jumat, 12 Februari 2021 – 21:15 WIB
Ilustrasi logo Facebook. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Facebook tengah mencoba mengurangi penayangan iklan politik di platform di berbagai negara, termasuk Indonesia.

"Seperti yang disebutkan Mark Zuckerberg saat rapat baru-baru ini, salah satu umpan balik yang sering kami dengar adalah orang tidak mau konten politik mengambil alih laman Kabar Berita," kata Direktur Manajemen Produk Facebook, Aastha Gupta, di blog resmi Facebook, dikutip Jumat.

BACA JUGA: Bripka Ronald Kena Sabetan Parang, Kapolsek Selamat, Dor Dor Dor

Facebook menguji coba pengurangan iklan politik kepada pengguna di Indonesia, Brasil dan Kanada mulai pekan ini, Amerika Serikat pada waktu yang akan datang.

Selama masa uji coba, Facebook akan mengukur bagaimana respons pengguna terhadap konten politik yang muncul di laman utama, dengan membuat kategori peringkat.

BACA JUGA: Donald Trump Tamat di Twitter, Selamanya!

Facebook memberi pengecualian untuk informasi COVID-19 dari akun milik lembaga resmi dan kantor atau layanan pemerintahan.

Uji coba ini tidak berarti Facebook akan menghilangkan sepenuhnya iklan politik, namun untuk mancari solusi berinteraksi dengan iklan politik di platform tersebut.

BACA JUGA: Temukan Banyak Kebohongan, Facebook Batasi Konten Bikinan Militer Myanmar

"Sambil menghormati selera setiap orang di laman Kabar Berita mereka," kata Gupta.

Berdasarkan data internal Facebook, iklan politik menguasai 6 persen dari konten yang dilihat pengguna di media sosial tersebut. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler