Fadel Muhammad Dorong Sarjana Baru Berani jadi Entrepreneur

Sabtu, 04 November 2023 – 19:56 WIB
Wakil Ketua MPR RI Prof. Fadel Muhammad mendorong sarjana yang baru saja lulus dari perguruan tinggi, untuk tidak hanya fokus mencari pekerjaan. Foto: MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Prof. Fadel Muhammad mendorong sarjana yang baru saja lulus dari perguruan tinggi, untuk tidak hanya fokus mencari pekerjaan, tetapi berani maju menjadi entrepreneur.  

Sebab, jumlah sarjana yang baru lulus setiap tahun, tidak sebanding dengan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia.

BACA JUGA: Fadel Muhammad Sampaikan Pesan Penting Kepada Pj Gubernur NTB, Silakan Disimak

Belum lagi soal ketatnya kompetisi antarsarjana.  

Dia mengungkapkan saat ini ada 10 juta mahasiswa yang belajar di sekitar 4.523 perguruan tinggi di Indonesia, dengan 31 ribu program studi. 

BACA JUGA: Perguruan Tinggi Beramai-ramai Buka Fakultas Kedokteran, Begini Respons Fadel Muhammad

Seluruh perguruan tinggi itu, setiap tahun menghasilkan 1,8 juta sarjana baru.  

"Sedangkan menurut statistik, lowongan pekerjaan setiap tahun maksimal hanya untuk 400 ribu orang saja. Sangat timpang.  Maka pilihannya hanya tiga bagi lulusan sarjana yang tidak terserap pekerjaan," katanya saat memberikan Pembekalan dengan judul 'Ke mana Setelah Sarjana?' serta Orasi Ilmiah di acara Sidang Terbuka Senat Dalam Rangka Wisuda XIX Universitas Al Ghifari Tahun Akademik 2023-2024, di Ballroom eL Hotel, Braga, Kota Bandung, Sabtu (4/11).

BACA JUGA: Fadel Muhammad Ingatkan Masyarakat Bijak Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024

Guru Besar bidang Public Sector Entrepreneurship pada Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya itu mengungkapkan tentunya pilihan menganggur sangat dihindari oleh para sarjana. 

Pilihan yang paling masuk akal selain terus berusaha mencari pekerjaan adalah, berani mencoba menjadi enterpreneur.

"Menjadi entrepreneur memang saya tekankan dari awal. Apalagi, Hasil survei World Economic Forum kepada pemuda Asia Tenggara menyebutkan, sebanyak 35,5 persen pemuda usia 15-35 tahun di Indonesia ingin menjadi pengusaha di masa depan," kata dia.

"Posisi pemuda Indonesia tertinggi dibanding pemuda-pemuda Asia Tenggara lainya seperti (dalam persen),Thailand 31,9, Vietnam 25,7,  dan Malaysia 22,9, Filipina 18,7 dan Singapura 16,9," sambungnya.

Anggota DPD Dapil Provinsi Gorontalo ini menambahkan, ada juga survey bahwa sekitar 72 persen generasi milenials dan Z di Asia Pacifik seperti Indonesia, Jepang, Filipina, dan Singapura, memilih menjadi entrepreneur atau pengusaha dan hidup mandiri.

"Saya tidak pernah berpikir untuk menjadi karyawan setelah lulus. Saya melatih potensi entrepreneurship saya dengan cara, sejak kuliah saya dan teman-teman membuat kaos dengan simbol-simbol ITB dan menjualnya  dan ternyata laku keras," ujarnya.

Setelah lulus, lanjut Fadel, kemampuan entrepreneurshipnya terus berkembang hingga dia dan teman-teman membuat pabrik bernama Bukaka Teknik Utama dan eksis hingga sekarang.

Saat ini dia memegang banyak hak paten atas karyanya. 

Salah satunya sistem Garbarata yang ada di Bandara sebagai jembatan penghubung penumpang pesawat.

"Intinya, jangan takut untuk berani mengambil peran sebagai usahawan atau entrepreneur," pungkas Fadel. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puji Keindahan Wisata Pantai Dunu, Fadel Muhammad: Saya Rasa Tidak Kalah dengan Bali


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler