Cibiran itu disampaikan Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo, Fadel Muhammad
BACA JUGA: DPD Usulkan Pilkada Dilaksanakan Sekaligus
Fadel yang juga Gubernur Gorontalo itu sempat terkejut dengan niat politik Tommy tersebut."Nekad dia ini (Tommy)
BACA JUGA: Dukungan ke Ical Bisa Berubah
Di luar dugaan saya, tiba-tiba dia konferensi pers berniat maju," ujar Fadel kepada wartawan di gedung MPR/DPR usai menghadiri pidato kenegaraan Presiden di depan paripurna DPD, Rabu (19/8) siang.Fadel justru menilai Tommy bukan sosok yang tepat untuk menggantikan Jusuf Kalla di kursi ketua umum Golkar
BACA JUGA: Golkar Harus Punya Intel
"Bagi saya, Pak Ical lah lebih tepat memimpin Golkar ke depan," sebut Fadel.Disinggung Tommy memiliki kans besar bersaing dengan Ical karena sama-sama memiliki kemampuan finansial besar, Fadel justru membantah anggapan ituMenurutnya, meski Tommy memiliki kekuatan finansial namun putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu bukanlah seorang organisatorisKarena itu Fadel juga mempertanyakan keseriusan Tommy.
"Menurut saya tidak (persoalan kekuatan uang)Siapa yang punya kemampuan lebih, itu yang akan berhasilSaya masih menduga, apakah dia memang berniat maju? Karena dia kan bukan seorang organisatoris," tandas Fadel.
Fadel yang pernah bersama-sama dengan putri sulung mantan Presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana aktif di kepengurusan Golkar di era orde baru itu justru menuding Tommy tak punya latar belakang dalam kepengurusan Golkar.
"Kalau Mbak Tutut bersama-sama saya pernah di kepengurusan GolkarTapi kalau ditanya apakah Tommy layak atau tidak, itu adalah hak dari semua orang," ulasnya.
Meski demikian Fadel juga memberi saran jika bos PT Humpuss itu serius majuTommy, kata Fadel, harus segela melakukan konsolidasi sebab pesaingnya sangat berat.
"Kalau Tommy benar-benar maju, maka harus siap-siap lahJangan main-main dengan kubu Pak Ical, harus segera konsolidasi," cetusnya.(ara/JPNN)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo Akui Kemenangan SBY-Boediono
Redaktur : Tim Redaksi