Fadli Zon Bantah Aksi Nenek Irah Peluk Prabowo Dibayar

Kamis, 28 Maret 2019 – 22:27 WIB
Prabowo Subianto. Foto: Bayu/Bali Express/JPG

jpnn.com, JAKARTA - Aksi Nenek Irah yang memeluk calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan spontanitas.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Fadli Zon menepis tudingan bahwa aksi itu direkayasa.

BACA JUGA: Prabowo Sebut 7 Nama yang Bakal jadi Menteri, 2 dari Demokrat

BACA JUGA : Prabowo Sebut 7 Nama yang Bakal jadi Menteri, 2 dari Demokrat

Fadli menyatakan bahwa Prabowo tidak suka rekayasa. “Tidak ada. Saya kira tidak ada itu (rekayasa),” kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3).

BACA JUGA: Fadli Zon: Apa Dasar Hukum Wiranto Memidana Penganjur Golput?

Fadli menjelaskan sang nenek datang ke panggung 100 persen karena spontanitas. Tidak ada rekayasa apa pun terkait aksi nenek itu naik ke atas panggung.

“Reaksi Pak Prabowo juga spontanitas. Pak Prabowo orang yang paling tidak suka dengan rekayasa, apalagi diarah-arahkan,”  ungkap wakil ketua DPR, ini.

BACA JUGA: Fadli Zon: Pencipta Hoaks Paling Banyak Itu Adalah Penguasa

BACA JUGA : Pasti Menang, Prabowo Tidak Butuh Suara Golput

Menurut Fadli,  dari berbagai peristiwa politik dan lainnya, Prabowo paling tidak suka dengan yang namanya rekayasa dan diarah-arahkan.

“Tidak ada itu,” tegasnya.

BACA JUGA : Prabowo Berikan Baju dan Topi Buat Pendukung, Kacamata? Jangan

 

Dia menegaskan, video viral yang menyebutkan Nenek Irah dibayar sudah dibantah dengan video-video lainnya.

Menurut Fadli, video Nenek Irah yang disuruh mengaku dibayar itu sengaja diviralkan untuk mendegradasi Prabowo – Sandiaga Uno.

“Saya kira nanti akan merugikan diri sendiri setelah diklarifikasi,” ujarnya. (boy/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo Berikan Baju dan Topi Buat Pendukung, Kacamata? Jangan


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler