Fadli Zon Membuka Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara 2017

Jumat, 28 Juli 2017 – 06:21 WIB
Fadli Zon. Foto: Boy Muhamad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon secara resmi membuka forum Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara (Silatnas) V 2017 di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/7).

Forum ini diikuti para raja, sultan, datu, ratu, pewaris dan penerus kerajaan dan kesultanan serta kedatuan Nusantara Indonesia. Acara ini bertujuan untuk memelihara, menjaga dan mengembangkan adat-istiadat dan budaya serta peradaban yang ada di Indonesia yang merupakan kekayaan Bangsa dan Negara Indonesia telah melaksanakan Silatnas pertama pada tahun 2009 dan masih bertahan hingga Silatnas ke-5 Tahun 2017 ini.

BACA JUGA: Hentikan Peradilan Sesat KPK!

Fadli Zon dalam sambutannya menegaskan bahwa forum-forum seperti ini patut untuk diperjuangkan. Menurutnya, kebersamaan dan keberagaman adat serta bahasa yang dimiliki oleh masyarkat Indonesia adalah sebuah kekayaan Nusantara yang patut dijaga.

"Pada hari ini kita melihat langsung heterogenitas para peserta dari Aceh hingga Papua, meskipun membawa identitas, adat, dan bahasa masing-masing. Ini adalah contoh persatuan yang hanya dimiliki oleh Indonesia. Ini adalah sebuah kekayaan yang patut dilindungi," tambahnya.

BACA JUGA: Baleg DPR Himpun Masukan Prolegnas ke Kalsel

Selanjutnya, Fadli Zon mengatakan bahwa forum ini adalah sarana yang tepat untuk mengedepankan dialog, memperkenalkan adat dan budayanya, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan.

"Acara silaturahmi antar raja dan sultan ini adalah forum yang tepat untuk menggabungkan keberagaman budaya lintas pulau di Indonesia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan," ujarnya.

BACA JUGA: MoU PIA DPR-Komnas PA Bukti Komitmen Lindungi Anak Indonesia

Menurutnya, raja-raja dan ratu memiliki andil besar untuk terbentuknya negara Indonesia. Tanpa raja-raja, tokoh bangsa dan juga agama, kita tidak akan bisa merasakan yang namanya kemerdekaan.

Lebih lanjut, politikus Partai Gerindra ini menyampaikan DPR RI sebagai lembaga tinggi negara sangat menjaga budaya bangsa Indonesia. Pada 27 April 2017, DPR RI mengesahkan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Kebudayaan adalah investasi masa depan dan DPR RI adalah lembaga yang mendukung kebudayaan dan kegiatan seperti ini juga diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah khususnya Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.

Fadli Zon juga menyampaikan babes budaya dan adat istiadat adalah jati diri bangsa. Indonesia dengan beragam budaya memiliki identitasnya sendiri. "Identitas bangsa yang tidak lahir secara instan tapi lahir dari dialog-dialog yang cukup panjang sehingga bisa melahirkan nusantara ini" ungkapnya.

Sementara itu, Raja Samu Samu VI De Laatste Van Koninh Stamboom mengatakan Silatnas berupaya menjaga dan mengembangkan adat istiadat Nusantara Indonesia, tetap menjaga dan memelihara marwah dari kemurnian adat-istiadat dan budaya yang ada.

Dia juga berharap Silatnas juga dapat menjadi tempat lahirnya komisi perlindungan kebudayaan oleh pemerintah sebagai lembaga yang berkomitmen untuk melestarikan dan menjaga budaya dan istiadat.

Silatnas dihadiri 292 orang yang terdiri dari raja, ratu, dan penerus kerajaan Nusantara Indonesia. Tidak hanya itu, perwakilan kerajaan-kerajaan Amerika, Jerman, Belanda, Thailand, dan Malaysia juga turut bergabung dalam silahturahmi ini.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lembaga KPK Termasuk Objek Penyelidikan DPR


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
DPR RI   DPR  

Terpopuler